Kisah Inspiratif Bocah 8 Tahun di Solok Sumbar yang Berkurban Hasil Tabungannya

Sabtu, 24 Juli 2021 06:29 Eris Kuswara Nasional

Kisah Inspiratif Bocah 8 Tahun di Solok Sumbar yang Berkurban Hasil Tabungannya

 

 

Koropak.co.id - Diketahui bahwa ibadah berkurban itu tidak hanya boleh dilakukan oleh Muslim yang telah dewasa saja, namun juga bisa dilakukan oleh anak-anak. Seperti halnya yang dilakukan oleh bocah perempuan berusia 8 tahun satu ini yang bernama Hanifa Insani.

Bocah yang masih duduk di bangku kelas tiga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Solok, Sumatera Barat (Sumbar) ini diketahui mampu berkurban pada hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah dari hasil uang tabungan di celengannya sendiri. Tercatat, selama tiga tahun, tepatnya sejak Hani masih duduk di bangku Taman Kanak-Kanak (TK) dia telah mulai rajin menabung untuk berkurban.

Setiap hari dia selalu menyisihkan uang jajannya Rp 1.000 hingga Rp 5.000. Bahkan uang yang didapatkannya dari Hari Raya Idul Fitri juga turut dia tabung. Selain itu, Hani juga turut "bekerja" mengupas bawang hingga 15 kilogram per hari dan mendapatkan upah Rp 22 ribu hingga Rp 25 ribu per harinya dari pemilik bawang. Uang yang didapatkannya itu pun kemudian dia tabung lagi untuk menambah uang berkurban.

"Dia tidak terlalu suka bermain. Malah dia mengisi waktunya itu dengan bekerja mengupas bawang petani yang ada di sini, lalu upahnya itu ditabung dalam celengan," kata orang tua Hani, Roza Linda (38) sebagaimana dihimpun Koropak.

 

Baca : Inilah Keutamaan dan Keistimewaan Ibadah Berkurban

Setelah membongkar celengan, Hani dengan ditemani kedua orangtuanya pun langsung menyerahkan uang hasil tabungannya kepada panitia kurban di Masjid Nurul Iman, Batu Bagiriak, Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumbar. Meski Hani tidak diwajibkan untuk berkurban karena mengingat usianya, namun dia tetap kukuh dengan pendiriannya. Linda sebagai orangtuanya pun sangat bangga dengan ketulusan hati anaknya yang masih kecil namun sudah ikut berkurban.

Diketahui, Hani sendiri berkurban satu ekor sapi bersama beberapa orang lainnya secara patungan atau senilai Rp 2,5 juta per orangnya. Kemudian daging kurban atas nama Hani ini pun diserahkan kepada kerabat dan tetangga dekat rumahnya,"Saat membuka celengan, uang tabungan Hani sebenarnya hanya ada Rp 2,1 juta, sedangkan untuk kurban itu Rp 2,5 juta. Namun melihat Hani begitu bersemangat untuk berkurban jadi kami pun menambahkan Rp.500 ribu dan sisa tabungannya Rp 100 ribu untuk keperluan Lebaran," ujarnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait