Jadi Walikota Definitif, Drs H Muhammad Yusuf Akan Teruskan Janji Politiknya

Selasa, 10 Agustus 2021 16:47 Eris Kuswara Parlemen

Jadi Walikota Definitif, Drs H Muhammad Yusuf Akan Teruskan Janji Politiknya

 

 

Koropak.co.id - Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Tasikmalaya, Drs H Muhammad Yusuf menjelaskan, pengangkatan dirinya sebagai Walikota Definitif memang sudah menjadi mekanisme aturan. Pihaknya juga turut menjelaskan bahwa ketika kepala daerah tersangkut persoalan hukum, maka secara otomatis berdasarkan Undang-Undang, maka wakil kepala daerah menjadi pelaksana tugas. Hal itu pun sudah dilakukannya sejak 23 Oktober 2020.

"Kemudian kelanjutannya, kita juga sudah mendapatkan sanksi secara inkrah dari pengadilan dan pada akhirnya dikeluarkanlah Keputusan Menteri Dalam Negeri untuk memberhentikan Walikota dari jabatannya dan menunjuk saya sebagai Wakil Walikota menjadi Plt Walikota dengan kewenangan Walikota," kata Yusuf kepada Koropak selepas Rapat Paripurna ke-8 Usulan Pengangkatan dan Pengesahan Wakil Walikota Tasikmalaya menjadi Walikota Tasikmalaya Masa Jabatan Tahun 2017-2022 dan Usulan Pemberhentian Wakil Walikota Tasikmalaya Masa Jabatan Tahun 2017-2022 yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Tasikmalaya, Selasa (10/8/2021).

Ia menambahkan, setelah itu, ditindaklanjuti dengan agenda Rapat Paripurna hari ini melalui Badan Musyawarah DPRD untuk mengusulkan pemberhentian dirinya sebagai Wakil Walikota serta meminta dan mengangkatnya sebagai Walikota Definitif. Pihaknya menilai usulan dari DPRD ini yang harus segera ditindaklanjuti kembali oleh Mendagri melalui Gubernur Jawa Barat.

 

Baca : Sah! Plt Walikota Tasikmalaya Diangkat Jadi Walikota Definitif 2017-2022

 

"Seperti yang kita lihat bersama tadi, berita acara dan usulan sudah ditandatangani. Bahkan hari ini pun langsung akan dibawa ke Jakarta melalui Gubernur. Kemudian kita juga sudah berkoordinasi dengan Gubernur, semoga saja nanti Mendagri yang akan memberikan waktu untuk pelantikan kepada Gubernur dengan diberikan kewenangan untuk melantik saya sebagai Walikota Definitif," ucapnya.

Terkait program, pihaknya mengatakan, dikarenakan pihaknya akan tetap melanjutkan janji politik dirinya bersama dengan Walikota. Dikarenakan juga dirinya masih mempunyai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang belum selesai dan akan selesai pada tahun 2022 mendatang. Sehingga dirinya pun tentunya tidak akan meninggalkan keberadaan Walikota dikarenakan ini merupakan janji politik berdua. Dengan demikian hal ini harus tuntas dan harus dipertanggungjawabkan kepada DPRD dan masyarakat.

"Semoga dengan adanya ganjalan pandemi Covid-19 ini, RPJMD kita akan tetap berjalan. Kemudian jika memang masih ada yang belum tuntas karena persoalan Covid-19, mohon dimaklumi. Sementara itu, kemarin ketika menjadi Plt juga ada ganjalan dikarenakan setiap Plt kemana-kemana itu terhalang dengan harus adanya izin dari Kemendagri. Sehingga kebijakan strategis dan hal-hal lainnya termasuk dengan peraturan Walikota semuanya harus izin Mendagri. Namun sekarang setelah menjadi Walikota Definitif maka tidak ada lagi hal seperti itu," ujarnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini