Tiga Polisi Gadungan Ditangkap Polisi di Majalengka

Jum'at, 17 September 2021 19:18 Eris Kuswara Daerah

Tiga Polisi Gadungan Ditangkap Polisi di Majalengka

 

Koropak.co.id - Tiga orang pria yang diduga sebagai polisi gadungan, diamankan Polres Majalengka, Kamis (16/9/2021).

Ketiganya diketahui mengaku sebagai polisi. Bahkan, mereka ini telah menyekap dan memeras uang penjaga toko, di Desa Padahanten Kecamatan Sukahaji Kabupaten Majalengka.

"Tiga orang tersangka yang berhasil kami tangkap ini mengaku sebagai polisi saat melancarkan aksi kejahatannya," kata Kapolres Majalengka, AKBP Edwin Affandi, sebagaimana dihimpun Koropak, Jumat (17/9/2021).

Edwin menambahkan, adapun untuk nama ketiga polisi gadungan tersebut yakni Erwin Sopyan (28), Asep Saeful (26), dan Piam (28) yang ketiganya merupakan warga Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.

Aksi ketiganya itu bermula pada saat mereka mengaku sebagai anggota Polres Subang dan mendatangi sebuah rumah toko (ruko) yang berada di Desa Padahanten Kabupaten Majalengka. Ketiganya pun kemudian meminta uang Rp 200 ribu ke penjaga toko dengan nada mengancam.

"Takut dengan ancaman para pelaku, korban pun pada waktu itu memberikan sejumlah uang yang diminta," tambahnya.

 

Baca : Aparat Desa dan Ketua RW Jadi Korban Bacok Sekumpulan Pemuda di Majalengka

Ia menuturkan, setelah mendapatkan uang tersebut, pada keesokan harinya ketiga polisi gadungan itu datang kembali sambil menodongkan pistol ke penjaga toko.

Dalam aksinya kali ini, mereka berdalih ada orang yang overdosis dikarenakan ulah korban. Setelah itu korban pun dibawa ke dalam mobil dengan tangan diborgol dan mata ditutup lakban.

Ketiga tersangka kemudian mengambil uang yang berada di dalam tas milik korban sebesar Rp 3 juta, dan selanjutnya menghubungi bos korbannya dengan meminta uang Rp 1,5 juta.

"Bos korban menuruti permintaan pelaku dengan mengirimkan uangnya ke rekening korban, lalu ketiga pelaku membawa korban ke ATM untuk mengambil uang tersebut," tuturnya.

Namun pada saat masuk ke ATM, tersangka malah menguras isi saldo korban sebanyak Rp 4,5 juta hingga mengambil telepon genggam milik korban. Setelah itu, korban pun dibuang di daerah Kabupaten Cirebon, dengan kondisi tangan terikat dan mata tertutup lakban.

Akibat perbuatannya, ketiga pelaku yang ternyata juga merupakan residivis itu dijerat Pasal 365 dan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait