Ungkap Kasus Fetish Mukena di Malang, Polisi Libatkan Psikolog

Minggu, 19 September 2021 07:54 Eris Kuswara Nasional

Ungkap Kasus Fetish Mukena di Malang, Polisi Libatkan Psikolog

 

Koropak.co.id - Polres Malang Kota melibatkan psikolog dalam upaya pendalaman kasus dugaan "fetish" mukena yang terjadi di wilayah Kota Malang Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Polisi tengah mendalami kasus tersebut dengan melibatkan ahli tentang pikiran, mental dan perilaku manusia tersebut. Apakah terlapor yang berinisial D ini mengalami kelainan orientasi seksual atau tidak.

"Kami saat ini sudah bekerja sama dengan psikolog terkait dengan perbuatan yang dianggap fetish ini," kata Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto, kepada awak media Jumat (17/9/2021).

Ia mengatakan, jika dilihat secara umum, 'fetish' sendiri merupakan perilaku yang menyimpang dalam satu kehidupan seksual.

Kendati begitu, hingga saat ini pihaknya masih mendalami kasus dugaan fetish mukena yang dilaporkan tiga korban tersebut. Pihaknya juga turut berkoordinasi dengan sejumlah pihak, seperti dengan saksi ahli.

 

Baca : Penyimpangan Seksual Semakin Marak, Ini Jawabannya

Diketahui, berdasarkan hasil keterangan dari salah satu saksi ahli bahasa, saat ini masih belum ditemukan adanya unsur pidana dalam unggahan D.

Pasalnya, foto-foto yang diunggah D tersebut juga tidak diubah dan hanya mengunggah foto seseorang yang menggunakan mukena tanpa ditambahkan unsur-unsur yang mengandung pornografi.

"Foto yang diunggah tersebut tidak diubah wujudnya. Kecuali jika foto yang menggunakan mukena itu diedit menjadi berpakaian atau dalam kondisi telanjang, maka itu sudah jelas melanggar UU ITE," jelasnya.

Sementara itu, polisi menilai jika selama ini, terlapor bersikap kooperatif dalam menjalani pemeriksaan di kantor Polresta Malang Kota.

Ia menyebutkan kasus ini viral setelah korban berinisial JT menuliskan unggahan di Twitter mengenai dugaan fetish mukena. Bahkan setelah itu, beberapa wanita lain juga ternyata mengaku mengalami hal yang serupa.

JT merupakan salah seorang model wanita di Kota Malang. Kejadian itu, terjadi setelah dirinya melakukan sesi pemotretan untuk sebuah produk mukena. Hasil pemotretannya itu kemudian diunggah D pada akun yang diduga akun fetish miliknya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait