Dalih Diberi Nilai Besar, Oknum Guru Honorer Ini Tega Cabuli Tiga Siswinya

Senin, 20 September 2021 13:00 Eris Kuswara Nasional

Dalih Diberi Nilai Besar, Oknum Guru Honorer Ini Tega Cabuli Tiga Siswinya

 

Koropak.co.id - Dengan iming-iming akan diberikan nilai besar, seorang guru honorer di Banyuasin Sumatera Selatan berinisial IK (31) tega mencabuli tiga siswinya. Miris. Para korban masih berusia belia, tingkat sekolah dasar (SD).

Informasi yang dihimpun, perbuatan IK diduga sudah terjadi sejak Juni 2019 lalu. Hanya saja, salah seorang korban baru bercerita pada orang tuanya belum lama ini. Alhasil, kejadian biadab itu baru terungkap.

Korban berinisial L (13) yang baru saja pulang sekolah diajak oleh IK ke ruang perpustakaan di salah satu SD, di Banyuasin. Pelaku berdalih ingin memberikan pelajaran tambahan kepada korban.

Tanpa menaruh curiga, korban datang seorang diri menemui pelaku. Nahas, bukannya pelajaran tambahan yang diberikan, korban malah mendapat perlakuan yang tidak senonoh.

Menurut informasi yang didapat dari polisi setempat, pelaku IK tadi mencabuli siswinya. "Iming-iming diberikan nilai besar," ungkap Kasatreskrim Polres Banyuasin, AKP Ikang Ade Putra.

 

Baca : Penjahat Kelamin Semakin Kreatif, Begini Pandangan Psikolog

Kasat mengungkapkan, tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan saat dia berada di rumah mertuanya yang tak jauh dari kampung korban beberapa hari lalu. Saat ditangkap, pelaku juga mengakui tuduhan itu.

"Kejadiannya itu sudah terjadi dua tahun lalu dan baru dilaporkan keluarga karena korban baru mengadu," ungkapnya.

Dari keterangan pelaku, kata dia, ternyata korban bukan hanya L saja. Ikang menyebutkan, tersangka telah melakukan kejahatannya dengan modus serupa kepada dua siswi lainnya.

"Semua korbannya itu selama ini tidak berani bercerita karena takut dengan ancaman tersangka" sebutnya.

Atas perbuatan tersebut, IK terancam pasal 81 juncto Pasal 76D dan atau Pasal 82 juncto Pasal 76E Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah pengganti UU Nomor 01 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman pidana selama 15 tahun menanti IK.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait