Waduh, Pelaku Pembobolan Minimarket Ternyata Kepala Tokonya Sendiri

Rabu, 06 Oktober 2021 16:38 Eris Kuswara Daerah

Waduh, Pelaku Pembobolan Minimarket Ternyata Kepala Tokonya Sendiri

 

Koropak.co.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota menggelar Press Conference terkait pengungkapan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah minimarket Alfamart Gobras Kelurahan Mulyasari Kecamatan Tamansari, Rabu, 6 Oktober 2021.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan mengatakan, jajaran Polres Tasikmalaya Kota telah berhasil mengamankan 2 pelaku pembobolan minimarket Alfamart di wilayah Tamansari Kota Tasikmalaya.

"Dalam aksinya, pelaku pada awalnya merusak pintu belakang kemudian menguras barang-barang yang ada di dalam minimarket seperti rokok dan susu," katanya kepada awak media dalam Press Conference di Mapolres Tasikmalaya Kota, Rabu (6/10).

Aszhari berkata, jumlah kerugian akibat pembobolan itu ditaksir sekitar Rp 140 juta. Sebagian barang hasil curian yang digasak pelaku di minimarket tersebut sudah dijual.

"Uang hasil penjualannya itu dipakai untuk membayar pinjaman online," katanya.

 

Baca : Di Warung Ada Puluhan Botol Miras, Di Jalanan Belasan Remaja Mabuk

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Septiawan Adi Prihartono menambahkan, pelaku pembobolan ternyata adalah Kepala Toko Alfamart tersebut dan dalam aksinya dia bekerjasama dengan salah seorang warga dari Jatiwarasa Tasikmalaya.

"Pelaku berinisial IP ini merupakan warga Jamanis dan dia menjabat sebagai Kepala Toko Alfamart tersebut," katanya.

Dalam melancarkan aksinya, sambut Septiawan, IP berjasama dengan AF warga Jatiwaras. Setelah malamnya melakukan kejahatan, agar perbuatannya tidak diketahui, keesokaan harinya pelaku IP berpura-pura melaporkan kejadian tersebut ke Perusahaan Alfamart dan ke Pihak Kepolisian.

Ia mengungkapkan, selain mengamankan pelaku, polisi juga turut mengamankan barang bukti berupa mobil rental yang dipakai pelaku dalam mengangkut barang curian, gerinda, gunting baja dan DVR CCTV yang sudah dibakar.

Kata Kasat, pelaku terancam dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dan pemberatan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait