2 Orang Tewas Saat Si Jago Merah Lahap Pertokoan di Ciamis

Rabu, 06 Oktober 2021 20:12 Eris Kuswara Daerah

2 Orang Tewas Saat Si Jago Merah Lahap Pertokoan di Ciamis

 

Koropak.co.id - Dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka akibat kebakaran yang terjadi di pertokoan di Kawasan Kanis yang berada di Jalan RE Martadinata, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, hangus terbakar, Rabu (6/10/2021) malam.

Tercatat, setidaknya ada 3 toko yang dilahap si jago merah, yakni toko tembakau, toko donat dan kios makanan.

Informasi yang berhasil dihimpun Koropak, hingga pukul 18.30 WIB, petugas pemadam kebakaran dari Ciamis dengan dibantu dari Tasikmalaya melakukan pendinginan dikarenakan api di bagian dalam pertokoan masih menyala.

Akibat kejadian itu, Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra pun meninjau langsung ke lokasi kebakaran.

Ia menjelaskan semua armada Damkar Ciamis dan tangki pengisi air dikerahkan untuk memadamkan api.

Bahkan pemadaman api juga turut dibantu dari PDAM, kepolisian dan pihak lainnya termasuk bantuan dari Damkar Kota Tasikmalaya.

"Api masih menyala di bagian dalam dan sekarang masih dilakukan pemadaman," kata Yana kepada awak media, Rabu (6/10).

Selain itu, kata dia, semua Damkar juga kita kerahkan. Dari kejadian ini, tercatat sementara ada 2 korban yang meninggal dunia dan 1 orang mengalami luka-luka. Semuanya sudah dievakuasi.

 

Baca : Sebuah Mobil Sedan di Tasik Hangus Terbakar

Yana mengungkapkan bahwa pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Oleh karena itu, pihaknya pun akan melakukan identifikasi terkait asal api yang membakar sejumlah pertokoan di Ciamis.

"Yang pastinya kita akan cari tahu mengenai penyebab dari kebakaran ini," ungkapnya.

Sementara itu, diketahui bahwa di belakang pertokoan tersebut adalah rumah. Korban meninggal dunia karena diduga terjebak api dan ada yang sedang sakit sehingga tidak bisa menyelamatkan diri.

Seorang anggota keluarga pemilik toko, Soni mengatakan, berdasarkan keterangan dari adik iparnya, api tersebut diduga berasal dari kompor minyak yang lupa dimatikan oleh pegawainya.

"Saya tanya ke adik ipar dan katanya kompor lupa dimatikan. Lalu pegawai juga pulangnya sore, ditambah lagi yang ada di rumah tidak mengetahui. Tau-taunya api sudah membesar. Saya mau nolong tidak sempat dan tadi ada tiga orang di dalam," ujarnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait