Biar Jalan Tak Ditutup, Pengembang Underpass Dustira-Sriwijaya Ditarget Dua Pekan

Selasa, 12 Oktober 2021 19:55 Suwitno Daerah

Biar Jalan Tak Ditutup, Pengembang Underpass Dustira-Sriwijaya Ditarget Dua Pekan

 

Koropak.co.id - Pengembang proyek pekerjaan Underpass Dustira-Sriwijaya Kota Cimahi ditargetkan menyelesaikan sejumlah pekerjaan yang terkait dengan penutupan jalan di kota tersebut. Harus selesai dalam dua pekan ke depan.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Rengganis Ermayanti menjelaskan, selama dua pekan itu pengembang diberi target untuk melakukan pemasangan bor pile, secant pile, capping beam dan crossing saluran air.

Maka untuk kenyamanan dan keselamatan selama proses pengerjaannya, pihaknya terpaksa harus menutup Jalan Sriwijaya untuk sementara waktu. Kondisi sekarang ini, akses yang dilalui pengguna jalan terbatas.

"Setelah adanya pembangunan underpass (akses jalan) sangat sempit," katanya saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa 12 Oktober 2021,

Dikatakan Rengganis, kondisi jalan sangat sempit sehingga pihaknya terpaksa membutuhkan penutupan secara total. Ini dilakukan untuk keselamatan dan kenyamanan para pengendara.

Memang diakui, kondisi jalur Dustira-Sriwijaya ini merupakan salah satu titik utama kemacetan. Dengan penutupan ini akan sangat berdampak pada arus lalu lintas di Kota Cimahi.

"Karena yang namanya alat berat kalau berdempetan dengan jalan yang dilalui kendaran roda empat maupun roda dua takutnya ada hal-hal yang tidak kita harapkan," jelasnya.

Seperti diketahui, di kawasan jalan tersebut saat ini sedang dibangun Underpass Sriwijaya yang menghubungkan Jalan Dustira - Jalan Sriwijaya. Proyek senilai Rp 84 miliar itu digarap PT Nindya Karya dan ditargetkan rampung akhir tahun.

 

Baca : Mulai Hari Ini, Sejumlah Ruas Jalan di Kota Cimahi Ditutup Dua Pekan

Sebelumnya diberitakan, kendaraan pribadi maupun angkutan umum yang biasa melewati jalan tersebut akan dialihkan sementara waktu. Hanya warga yang menghuni rumah dinas di kawasan tersebut yang diperbolehkan masuk.

Berdasarkan pantauan Koropak pada Selasa, 12 Oktober 2012, petugas gabungan dari Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Dinas Perhubungan Kota Cimahi dan unsur TNI mulai menutup akses Jalan Sriwijaya. Penutupan ini akan berlangsung hingga 25 Oktober mendatang.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kendaraan pribadi yang keluar dari Jalan Sriwijaya menuju Jalan Baros melalui Jalan Stasion dialihkan sementara menuju Jalan Gandawijaya - Jalan Amir Machmud - Jalan Gatot Subroto - Jalan Baros.

Kemudian trayek angkutan umum Cimahi - Soreang, Pasar Antri - Cimindi, Pasar Antri - Parongpong, Pasar Antri - Warung Contong - Pasar Antri - Cangkorang yang keluar dari Terminal Pasar Antri diarahkan ke Jalan Gandawijaya - Jalan Jenderal Amir Machmud - Jalan Gatot Subroto - Jalan Baros.

Sementara trayek angkutan umum Pasar Antri Cibeber dari Terminal Pasar Antri tetap diarahkan ke Jalan Sisingamangaraja - Jalan Kebon Kalapa - Jalan Asem Barat - Jalan Asem Timur - Jalan Amir Machmud - Jalan Gatot Subroto - Jalan Baros.

"Hari ini akan melaksanakan rekayasa Jalan Sriwijaya dimana Jalan Sriwijaya akan kita tutup selama dua minggu," terang KBO Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Iptu Erin Heriduansyah di lokasi.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait