Stadion Sangkuriang Tak Kunjung Direvitalisasi, Dewan Cimahi : Takut Gagal Lagi

Rabu, 13 Oktober 2021 17:23 Suwitno Daerah

Stadion Sangkuriang Tak Kunjung Direvitalisasi, Dewan Cimahi : Takut Gagal Lagi

 

Koropak.co.id - Revitalisasi Stadion Sangkuriang Kota Cimahi yang di rencanakan pada bulan Agustus 2021 lalu, masih dipertanyakan kelanjutannya.

Sejumlah pihak bertanya-tanya. Mulai rakyat hingga pejabat. Sebenarnya ini ada apa?

Informasi yang dihimpun Koropak, banyak yang merasa khawatir realisasi revitalisasi batal lagi seperti yang sudah-sudah.

Untuk memastikannya, DPRD Kota Cimahi melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Stadion Sangkuriang pada Rabu, 13 Oktober 2021.

Sidak ini dihadiri pula Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudpar) Kota Cimahi, Budi Raharja.

Ketua Komisi III DPRD Kota Cimahi Yus Rusnaya mengatakan, mepetnya pelaksanaan lelang kontruksi revitalisasi Stadion Sangkuriang membuat pihaknya khawatir.

"Apalagi anggaran yang digunakan merupakan bantuan dari Pemprov Jabar," kata Yus usai Sidak di Stadion Sangkuriang.

Ia mengatakan, saat ini terjadi kemunduran waktu dan belum terlaksananya revitalisasi. Sejujurnya, kata Yus, ada kekhawatiran realiasi ini bisa berpotensi gagal.

Semestinya berdasarkan jadwal yang didapat pihaknya, kata Yus, lelang revitalisasi Stadion Sangkuriang sudah dimulai sejak Juli-Agustus.

"Namun nyatanya baru dimulai September lalu dikarenakan berbagai kendala," imbuhnya.

Anggota Komisi lainnya, Enang Sahri Lukmansyah menambahkan, informasi yang didapat pihaknya revitalisasi Stadion Sangkuriang akan dilakukan secara Multi Years Contract (MYC) atau kontrak tahun jamak.

 

Baca : 3 Jurus Pemkot Cimahi Memuliakan Pohon

Namun yang menjadi pertanyaan pihaknya, skema kontrak tahun jamak itu belum ada persetujuan dari DPRD Kota Cimahi. Sedangkan sesuai aturan, skema tersebut harus melalui pengesahan para dewan.

"Tahun 2021 jelas tidak akan selesai. Kalau tahun jamak belum ada persetujuan. Ini permaslaahnnya. Tahun jamak harus ada persetujuan dari DPRD sudah diumumkan," tegas Enang.

Kemudian untuk anggaran, dalam lelang sudah disebutkan pagi anggarannya mencapai Rp 273 miliar lebih. Sementara untuk tahun ini Pemprov Jabar baru memberikan bantuan Rp 110 miliar untuk tahap pertama.

Sementara untuk tahap kedua diharapkan cair tahun depan sebesar Rp 163 miliar. Itupun dengan catatan kontrak tahun jamaknya disetujui DPRD Kota Cimahi, dan Pemprov Jabar menyediakan kembali bantuan sisa anggarannya.

"Kalau gak disetujui kan mangkrak. Sekarang kita minta buat surat persetujuan kepada DPRD agar sah di paripurna. Kita juga ikut mendorong ke provinsi untuk anggaran tahun berikutnya," pungkas Enang.

Adapun Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Budi Raharja mengakui, untuk skema MYC harus ada kepastian anggaran.

"Untuk Sangkuriang dibantu provinsi dua tahap. Sedangkan tahap kedua belum ada kepastian," ucap Budi.

Sementara dalam kontrak dengan pemenang proyek nanti, kata Budi, akan tertulis bahwa kontruksi akan dilaksanakan dalam dua tahap.

Sesuai jadwal, pihaknya berharap pada awal November nanti sudah ditemukan pemenangnya.

"Mudah-mudahan lancar. Sudah diperhitungkan konsultan MK (Manajemen Kontruksi) manakala dilaksanakan dua bulan kemungkinan diprediksi 35 persen," bebernya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

Penulis : Suwitno


Berita Terkait