Mirip Pemain WWE, Oknum Polisi Membanting dan Memiting Mahasiswa yang Demo

Rabu, 13 Oktober 2021 20:43 Agus Mingkail Nasional

Mirip Pemain WWE, Oknum Polisi Membanting dan Memiting Mahasiswa yang Demo

 

Koropak.co.id – Video salah seorang oknum polisi yang membanting mahasiswa ketika mengamankan aksi demonstrasi mahasiswa di depan kantor Bupati Kabupaten Tangerang viral di media sosial.

Bagaimana tidak, dalam video tersebut terlihat seorang mahasiswa dibanting oleh oknum polisi hingga kejang.

Memakai pakaian hitam-hitam bertuliskan polisi dipunggung, aksi oknum polisi itu bak seorang pemain gulat profesional yang sedang berlaga dalam ring.

Memiting leher mahasiswa dengan rambut sebahu oknum polisi itu langsung membanting tubuhnya hingga terkapar.

Tidak lama kemudian aksi yang dilakukan oknum polisi tersebut membuat mahasiswa itu kejang-kejang. Terlihat beberapa orang membangunkan dan menyadarkan pendemo itu.

Seperi diketahui, demonstrasi tersebut dilakukan oleh puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (HIMATA) Banten Raya dalam rangka peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tanggerang yang ke-389.

 

Baca : Unras Mahasiswa Kantor Bupati Tangerang Mencekam

Humas HIMATA Banten Raya, M Fariz Amrullah mengatakan, demonstrasi tersebut digelar untuk mengingatkan para pemangku kepentingan untuk memerhatikan rakyat, terlebih usia Kabupaten Tangerang sudah 389 tahun.

"Ini momen bersejarah tepat 389 Kabupaten Tangerang, di sana juga sedang berlangsung paripurna DPRD. Artinya, kita sama-sama ada di tempat yang sama. Momen ini pas untuk menyuarakan kepentingan masyarakat," ungkap Fariz dikutip koropak.co.id dari SeputarTangsel, Rabu 13 Oktober 2021.

Menanggapi adanya aksi tersebut, Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintono mengatakan, pihaknya akan menindak tegas oknum polisi yang melakukan hal tersebut.

”yang bersangkutan (peserta aksi yang dibanting) akan kita bawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis. Info bahwa yang bersangkutan masih bisa jalan,” Kata Wahyu.

Sebelumnya Wahyu mengatakan, dalam apel pihaknya telah mewanti wanti agar tidak bertindak represif atau menggunakan kekerasan dalam mengamankan jalannya aksi.

“Sudah saya ingatkan bahwa pengamanan mahasiswa agar humanis, dalam apel saya tegaskan agar tidak ada kekerasan,” pungkasnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait