PPKM Covid-19, Kota Cimahi Memasuki Zona Kuning

Selasa, 19 Oktober 2021 14:36 Redaksi Daerah

PPKM Covid-19, Kota Cimahi Memasuki Zona Kuning

 

Koropak.co.id - Wilayah Kota Cimahi kini memasuki status baru dalam hal penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dalam hal aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Kota ini berada di level 2.

Kepala Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan (Diskominfoarpus) Mochamad Ronny mengatakan, status Cimahi berada di PPKM level 2 ini berdasarkan Surat Intruksi dari Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021, tentang PPKM level 3, 2 dan 1 Covid-19.

"Alhamdulillah kita bersyukur yang terpapar atau yang terkonfirmasi aktif semakin sedikit dan Cimahi masuk level 2 itupun berdasarkan Imendagri nomor 53 tahun 2021 yang ditetapkan tanggal 18 Oktober 2021 yang baru diterima oleh Pemkot Cimahi," katanya, saat dihubungi melalui sambungan telpon, Selasa 19 Oktober 2021.

Dijelaskan, dalam masa pandemi Covid-19 ini Kota Cimahi masuk zona kuning. Itu artinya, mulai banyak aturan pelonggaran. "Di Kota Cimahi yang terpapar covid-19 menurun drastis," ujarnya.

Kendati demikian, dia menegaskan bahwa status PPKM level 2 tidak berati lalai dalam menjaga kesehatan. Tetap, kata dia, disiplin menjadi faktor utama.


Baca Juga: Tinjau Vaksinasi di Cimahi, Ngatiyana: Terima Kasih Nakes yang Sudah Berjuang

"Kita harus tetap melaksanakan protokol kesehatan juga kita perlu memastikan bahwa kita aman dari Covid-19, diharapkankan prokes harus tetap dijaga, pakai masker, dan jaga jarak," jelasnya.

Ia meminta warga masyarakat untuk tetap disiplin. "Jangan merasa bebas, contohnya yang terpapar masih ada " beber Ronny.

Rony menjabarkan, saat ini di Cimahi masih ditemukan kasus Covid-19, dengan rincian, sebanyak 13 orang terkonfirmasi Covid-19. Data itu merupakan akumulasi terakhir, tanggal 16 Oktober 2021.


Baca Juga: Ketahui Seputar Covid-19 di Cimahi dengan Kunjungi Laman Ini

Roni kemudian merinci yang terkonfirmasi Covid-19 di daerahnya itu, Kelurahan Cibabat sebanyak 3 orang, Pasirkaliki 1 orang, Cigugur Tengah 1 orang, Kelurahan Utama sebanyak 3 orang, Leuwigajah sebanyak 3 orang, Cibeber 1 orang dan Cibeureum 1 orang.

Karena Cimahi sudah berada di zona kuning, dia mengtakan bahwa sejumlah aturan pengetatan pembatasan sosial mulai ada pelonggaran. Di antaranya adalah Pertemuan Tatap Muka (PTM) di sekolah.

Begitu juga dengan kegiatan perekonomian dan aktivitas sosial kemasayarakatan. Sejumlah restoran, rumah makan, pasar, perkantoran dan rumah ibadah diatur khusus dalam aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat.

"Diatur berdasarkan Imendagri, tetapi kita juga dari Pemerintahan Kota Cimahi akan menerbitkan surat edaran terkait peraturan-peraturan itu," katanya.

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini


Berita Terkait