Agar Nataru Pengelola Wisata Tidak Gigit Jari, Ini Pesan Sandiaga Uno

Rabu, 20 Oktober 2021 15:05 Redaksi Nasional

Agar Nataru Pengelola Wisata Tidak Gigit Jari, Ini Pesan Sandiaga Uno

 

Koropak.co.id - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahudin Uno mengungkapkan bahwa dirinya telah melakukan rapat terbatas (Ratas) dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Dalam ratas itu diungkapkan bahwa pemerintah sedang mengantisipasi gelombang ketiga Covid-19, yang diprediksi akan terjadi di Indonesia pada penghujung tahun ini.

"Pak Presiden mendapat laporan bahwa terjadi pengurangan atau penurunan kedisiplinan dari penerapan protokol kesehatan di beberapa destinasi," kata Sandiga, saat mengunjungi Desa Wisata Ciburial Kecamatan Samarang Kabupaten Garut, Senin 18 Oktober 2021, malam.

Dalam kesempatan itu, dia mengaku sudah menginstruksikan jajarannya untuk mengantispasi berbagai hal yang tidak diinginkan tadi. Terlebih di Provinsi Jawa Barat wabilkhususnya di Kabupaten Garut yang punya banyak destinasi wisata.

Sandi Uno, sapaan karib Sandiaga Salahudin Uno membeberkan, bahwa laporan kepada Presiden tersebut perlu ditindaklanjuti dengan keseriusan para pengelola destinasi wisata untuk semakin disiplin dalam protokol kesehatan.


Baca :

Porkab Garut Segera Dilaksanakan

Asyik Vaksin di Garut Ada Cukur Gratis dan Doorprize

"Nah ini menjadi sorotan kita agar pariwisata itu bisa dibuka seiring dengan peningkatan vaksin dan juga peningkatan secara ketat dan disiplin protokol kesehatan," katanya.

Ia mengharapkan, para pelaku usaha kreatif dan terutama para pengelola destinasi wisata bisa terus bertumbuh. Salah satunya adalah memanfaatkan momen liburan nanti.

"Jangan sampai nanti di Nataru (Natal dan Tahun Baru), kita melihat lonjakan lagi dan kita tidak siap untuk mengendalikan pandemi ini," kata Sandi Uno.

Salah satu cara yang dilakukan untuk mengantisipasi gelombang ketiga yang tidak diharapkan oleh kita semua, adalah dengan mendukung proses tracking, tracing, dan treatment.

"Saya sudah menginstruksikan agar penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi untuk diperluas kembali," katanya.

Peningkatan dari tracking, tracing dan treatment, juga peningkatan dari penerapan protokol kesehatan yang terintegrasi dengan aplikasi peduli lindungi. Cara ini akan menjadi solusi pencegahan di tengah pandemi Covid-19 yang masih mengancam.

"Jadi saya titip sekali peduli lindungi ini diperluas karena ini adalah sarana kita. Vaksinasi kebetulan akan tambah jumlah dari vaksin yang tersedia dan akan ditingkatkan jumlah vaksinator dengan target akhir tahun terciptalah kekebalan komunal," harapnya.

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini