Dua Kasus Kapolsek Asusila; 2012 di Jember dan 2021 di Parigi

Rabu, 20 Oktober 2021 19:04 Redaksi Nasional

Dua Kasus Kapolsek Asusila; 2012 di Jember dan 2021 di Parigi

 

Koropak.co.id - Kasus asusila yang dilakukan oleh Kapolsek kepada keluarga tahanan di Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah bukan berita pertama. Sebelumnya, oknum anggota polisi semacam ini pernah terjadi di Jember Jawa Timur pada 2012 lalu.

Jika Kapolsek Parigi berinisial Iptu IDGN diduga memerkosa putri tahanan pada tahun 2021, sementara di Jember Jawa Timur tahun 2012, Kapolsek Patrang berinisial AKP MT, telah terbukti melakukan pemerkosaan kepada istri salah satu tahanan.

Sama-sama asusila dilakukan Kapolsek kepada keluarga tahanan. Tahun 2013 kepada istri tahanan dan tahun 2021 kepada anak tahanan.

Informasi yang dihimpun Koropak, kasus yang terjadi pada 2013 lalu, berawal dari pengakuan perempuan berinisial ES, istri dari Lamrayani yang saat itu sedang menjalani tahanan di Lapas Bali.

 

Baca : Kapolda Sulteng Berjanji Serius Tangani Kasus Asusila Kapolsek Parigi

 

Kapolsek Patrang AKP MT saat itu sedang menjabat Ketua Paguyuban Keluarga Sulawesi Selatan di Jember. ES dan Lamrayani merupakan bagian dari keluarga paguyuban itu.

MT yang merupakan ketua paguyuban itu menyimpan uang kerukunan kas, fungsinya untuk membantu keluarga yang membutuhkan. Seperti yang dialami Lamrayani dan istrinya S.

ES datang ke rumah MT untuk bertemu. Sambil membawa anaknya, ES datang dengan maksud meminjam uang sebesar Rp 2 juta.

Setibanya di rumah MT, ES awalnya disambut dengan baik. Anak yang dibawanya diminta ditidurkan di kamar MT.

Namun saat ES akan pulang, ES didorong dan dipeluk MT. ES diperkosa hingga 4 kali dan disekap sekitar 10 jam.

Kejadian itu baru terungkap setelah Lamrayani bebas pada bulan April 2012, karena ES baru berani melapor setelah diancam sekian lama.

 

Baca : Kapolri: Segera Copot, PTDH dan Proses Pidana


Sementara kejadian yang dialami ES terjadi pada Januari 2011. Dan, kasus ini baru terungkap ke publik pada pertengahan 2013.

Kini, di bulan Oktober 2021, publik dibuat kaget dengan kasus serupa yang dilakukan polisi dengan jabatan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek).

Asusila ini diduga dilakukan Kapolsek Parigi Iptu IDGN, di Parigi Moutong Sulawesi Tengah.

Tahanan yang dalam penguasaan Kapolsek IDGN itu sedang menghadapi kasus pencurian hewan ternak. Anak tahanan ini adalah seorang perempuan, berinisial S.

S kerap dirayu dengan chat mesra oleh Kapolsek. Diiming-imingi janji kebebasan ayahnya yang tengah menghadapi kasus pencurian hewan ternak.

Akhirnya S berani mengaku. S diduga telah diperkosa oleh Kapolsek Parigi, Iptu IDGN sebanyak dua kali.

Sayangnya, janji tinggal janji. S bersama ibunya lantas melapor ke Polres setempat pada hari Jumat 15 Oktober 2021.

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini


Berita Terkait