Begini Penilaian Gerindra-NasDem DKI Jakarta Soal Deklarasi Capres Anies Baswedan

Kamis, 21 Oktober 2021 20:23 Eris Kuswara Nasional

Begini Penilaian Gerindra-NasDem DKI Jakarta Soal Deklarasi Capres Anies Baswedan

 

Koropak.co.id - Partai Gerindra dan NasDem DKI Jakarta menilai deklarasi dukungan Anies Baswedan untuk menjadi calon presiden (Capres) tahun 2024 masih terlalu dini.

Keduanya juga menyebut sebaiknya pendeklarasian tersebut dilakukan setelah masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta berakhir di Oktober tahun 2022 mendatang.

Sekretaris DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Wibi Andrino mengungkapkan bahwa deklarasi dukungan untuk Anies dinilainya tidak tepat waktu.

"Deklarasi dukungan itu lebih baik dilakukan setelah masa jabatan beliau berakhir. Oleh karena itulah, saya mengajak Kepada relawan Pak Anies untuk fokus membantu beliau untuk Jakarta. Karena memang masih ada pekerjaan rumah juga," ungkapnya sebagaimana dihimpun Koropak, Kamis 21 Oktober 2021.


Menurutnya, deklarasi yang dilakukan salah satu kelompok pendukung Anies itu tidak akan mengganggu kinerjanya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Hal tersebut dikarenakan, Anies juga saat ini sedang fokus dalam mengurus DKI hingga selesai masa jabatannya.

"Deklarasi tersebut tentunya tidak akan menghambat kerjanya sebagai gubernur. Karena beliau juga saat ini sedang fokus tuntaskan masa baktinya," ucapnya.

 

Baca : Antara Goweser dan Empat Tahun Jabatan Anies Baswedan

Senada dituturkan Wakil Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Syarif. Pihaknya menyebutkan, deklarasi yang dilakukan oleh relawan itu terlalu dini. "Terlalu pagi lah, sampai segitunya dan terlihat ngebet banget," sebut Syarif.

Ia menambahkan, deklarasi tersebut bisa saja mengganggu kerja Anies Baswedan sebagai gubernur dan kondisi itu bisa terjadi jika Anies pada akhirnya tergoda untuk ikut mempersiapkan diri menjadi Capres saat ini.

"Tentu itu bisa mengganggu kalau Pak Anies tergoda dengan wacana dan gerakan ini. Sehingga itu juga akan mempengaruhi kinerjanya," tambahnya.

Meskipun begitu, pihaknya melihat bahwa Anies masih belum tergoda mengenai wacana pencapresan itu. Oleh karena itulah dia pun bersyukur atas kondisi Anies yang mengabaikan soal wacana menjadi capres.

"Selama yang saya ketahui, tidak dan dia juga sering kali kita lihat bahwa selama ini tidak tergoda. Bahkan ketika ditanya nyapres, diam malah membisu. Alhamdulillah tidak tergoda, karena kalau tergoda dia pasti sudah mulai itung-itungan," ucapnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini


Berita Terkait