Dua Anggota Polisi di Sulteng Diduga Menggagahi Istri Tahanan

Selasa, 26 Oktober 2021 10:39 Eris Kuswara Nasional

Dua Anggota Polisi di Sulteng Diduga Menggagahi Istri Tahanan

 

Koropak.co.id - Masih segar dalam ingatan, berita tentang Kapolsek Parigi, Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, Iptu IDGN, yang terlibat skandal dugaan pemerkosaan terhadap anak dari seorang tahanan, yang merupakan tersangka kasus pencurian ternak.

Kini kasus baru yang kembali menghebohkan publik terkait polisi. Dugaan oknum anggota Korps Bhayangkara di Sumatera Utara (Sumut).

Bidang Propam Polda Sumut sudah melakukan pemeriksaaan terhadap dua anggota Polsek Kutalimbaru Deli Serdang karena diduga telah mencabuli istri dari tahanan kasus narkoba.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi membenarkan adanya pemanggilan tersebut. Hadi mengungkapkan, pemanggilan tersebut untuk klarifikasi atas tindakan oknum anggotanya.

"Kasus pencabulan terhadap istri tahanan ini diduga dilakukan oleh dua anggota Unit Reskrim Polsek Kutalimbaru yaitu Bripka RHL dan Aiptu DR terhadap MU (19)," katanya sebagaimana dihimpun Koropak, Selasa 26 Oktober 2021.

Sementara itu, diketahui wanita tersebut merupakan istri dari seorang tahanan kasus narkoba di Polsek Kutalimbaru berinisial SM. Selain melakukan pencabulan, dua anggota polisi itu juga diduga telah melakukan pemerasan terhadap MU.

 

Baca : Polisi Ringkus Pria yang Tega Cabuli Anak Kandungnya Sendiri

Kapolda Sulteng, Irjen Rudy Sufahriadi mengungkapkan bahwa sidang kode etik Iptu IDGN di Bidang Propam membuahkan rekomendasi sanksi berupa pemecatan secara tidak hormat atau PDTH.

Pihaknya juga menegaskan bahwa rekomendasi sanksi PDTH terhadap Iptu IDGN tersebut telah sesuai dengan instruksi dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Rudy menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait adanya kasus asusila tersebut. Pihaknya menegaskan akan menindak anggota yang melanggar kode etik kepolisian.

"Mewakili Polda Sulteng saya menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat, dikarenakan hingga saat ini masih ada anggota kami yang melanggar disiplin dan kode etik kepolisian," tutur Rudy.

Sedangkan terkait dengan masalah pidana terhadap Iptu IDGN, lanjut Rudy, masih dalam proses. Dia juga mengaku untuk pidana umumnya masih ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Sulteng.

"Hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung di Ditreskrimum. Sementara untuk rinciannya terkait apa yang dilakukan akan disampaikan selanjutnya," terangnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait