Resmi Pindah Agama Hindu, Begini Perjalanan Spiritual Sukmawati Soekarnoputri

Rabu, 27 Oktober 2021 10:53 Eris Kuswara Nasional

Resmi Pindah Agama Hindu, Begini Perjalanan Spiritual Sukmawati Soekarnoputri

 

Koropak.co.id - Putri Presiden Pertama RI, Ir Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri, akhirnya secara resmi berpindah agama dari Islam ke Hindu. Kepada publik, Sukmawati Soekarnoputri mengungkapkan alasan mengapa dirinya beralih keyakinan.

Sukmawati menjalani ritual pindah ke agama Hindu di Bali, Selasa 26 Oktober 2021, bertepatan juga dengan ulang tahunnya yang ke-70. Prosesi tersebut dilaksanakan di rumah ibunda Bung Karno, Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, di Buleleng, Bali.

Upacara inti Sudhi Wadani yang dijalani Sukmawati Soekarnoputri tersebut dilakukan di Merajan (Pura) Dadia Pasek Baleagung Buleleng.

Dalam prosesinya, turut dilaksanakan pula penandatanganan surat yang disaksikan oleh berbagai pihak, terutama Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI).

Selain itu, prosesi Sudhi Wadani Sukmawati Soekarnoputri itu juga dipimpin oleh beberapa orang pandita (pendeta) dan satu orang pemangku Merajan Dadia Pasek Baleagung Singaraja.

Sebelum menjalani prosesi Sudhi Wadani, sehari sebelumnya, Sukmawati Soekarnoputri mengikuti prosesi pembersihan diri (panglukatan).

Kemudian setelah itu dilakukan ritual medengen-dengen yang juga bermakna sebagai pembersihan.

Setelah berpindah ke agama Hindu, Sukmawati kini memiliki sebuah nama pemberian dan nama ini diberikan oleh pemimpin puri yang disebut penglingsir.

"Kanjeng Ibu Sukmawati Sukarno, yang hari ini officially per hari ini memiliki nama Bali yang diberikan para penglingsir, beliau bernama atau bergelar Nia Sukmawati," kata penanggung jawab upacara, Arya Wedakarna sebagaimana dihimpun Koropak, Rabu 27 Oktober 2021.

 

Baca : Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Selasa Ini Ritualnya di Bali

Sementara itu, Sukmawati sendiri menyebut dirinya kembali ke agama leluhur. Karena seperti diketahui juga bahwa neneknya atau ibu dari ayahnya Soekarno, Ida Ayu Nyoman Rai Srimben merupakan keturunan Bali.

"Saya baca di medsos dan di berita-berita tentang Sukmawati Soekarnoputri kembali kepada agama leluhur. Jadi saya lakukan itu supaya mendapatkan background yang lebih jelas. Ini tentunya merupakan suatu proses, perjalanan panjang untuk menjadi Hindu," kata Sukmawati di rumah Ibunda Bung Karno, Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, di Buleleng, Bali.

Dalam kesempatan itu, Sukmawati menjelaskan proses dirinya memeluk agama Hindu merupakan proses panjang. Bahkan dia telah menjalani proses itu selama puluhan tahun lamanya.

"Kurang lebih selama 66 tahun jika dihitung-hitung dari perjalanan panjang untuk proses saya memutuskan sebagai penganut kembali ke agama leluhur," jelasnya.

Dia juga turut menceritakan pengalaman spiritual hingga dirinya memutuskan untuk pindah ke agama Hindu. Sukmawati sendiri diketahui kerap melihat Presiden The Soekarno Center Arya Wedakarna pergi ke Pura.

"Ada lagi selipan bahwa Arya mau ke Pura untuk sembahyang dan itu ibu perhatikan agak sering gitu loh. Karena dia, saya nilai jadinya Arya tuh memang seorang pemuda yang religius dan dari situlah mau nggak mau saya harus memutuskan. Beliau sih bilang, kalau ibu mau ikut gitu ya ayo sembahyang, kalau nggak ibu bisa duduk aja di tempat duduk di dekat pura gitu," ungkapnya.

Sukmawati mengaku bahwa dirinya senang belajar agama. Setelah mempelajari cara sembahyang agama Hindu, dia pun merasa hal itu lebih meresap kepada dirinya.

"Ibu ini senang belajar beberapa agama, contohnya seperti apa sih cara sembahyangnya dan cara berdoanya. Apalagi yang juga sebagian mengalir di leluhur ibu ini. Jadi ibu pengen tahu cara sembahyang Hindu Bali itu seperti apa, oh rupanya lebih bisa meresap di jiwa ibu gitu," ujarnya.

Dia mengatakan Arya merupakan sosok religius dan dalam setiap kunjungan kerja PNI, Arya juga sering pergi ke pura. "Jadi karena kunjungan kerja itulah dan memang seorang Arya ini religius dan beliau sering mampir ke Pura. Setiap kunjungan kerja politik PNI, dia memperkenalkan PNI. Jadi kalau mau ditanya bagaimana sih caranya, ya itu dengan ngajak ke pura gimana cara sembahyangnya dengan mengajarkan ini mesti pakai air dengan beras dengan bunga dengan dupa begitu," bebernya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait