HUT Ke-76, Kapolri Minta Korps Brimob Turun Tangan Cegah Gangguan Kamtibmas

Senin, 15 November 2021 09:27 Eris Kuswara Nasional

HUT Ke-76, Kapolri Minta Korps Brimob Turun Tangan Cegah Gangguan Kamtibmas

 

Koropak.co.id - Dalam momentun Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Brimob, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar Korps Brigade Mobil (Brimob) agar bisa turun tangan dalam mencegah terjadinya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dalam berbagai kegiatan, baik itu kegiatan nasional maupun internasional.

"Ancaman terkait dengan masalah kamtibmas di kegiatan nasional dan internasional yang perlu dilakukan adalah pengamanan dan pengawalan," kata Sigit di Mako Brimob, Depok Jawa Barat, sebagaimana dihimpun Koropak, Senin 15 November 2021.

Sigit mencontohkan salah satu kegiatan yang berpotensi yang bisa mendapatkan gangguan Kamtibmas dalam lingkup nasional yakni agenda politik, Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2024 mendatang.

"Tentunya kegiatan politik ke depan yang mulai berlangsung mulai dari Pemilihan Legislatif (Pileg), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ataupun agenda Pemilihan Presiden (Pilpres) itu sendiri," sebutnya.

 

Baca : Di Senayan, Puan Apresiasi Kapolri

Menurutnya, agenda-agenda tersebut sangat berpotensi bisa menimbulkan berbagai ancaman yang dapat mengganggu Kamtibmas di tengah masyarakat. Sehingga, untuk menghadapi tantangan yang semakin beragam itu, Polri pun saat ini tengah mempersiapkan perubahan atau restrukturisasi organisasi pada tubuh Korps Brimob.

"Pasukan pelopor Brimob juga akan ditambah di Indonesia Barat, Tengah, Timur dan di Ibu Kota negara. Selain itu, akan ada juga tambahan beberapa jenderal. Bahkan Komandan Brimob juga nantinya akan dijabat oleh jenderal berbintang tiga atau komisaris jenderal polisi," katanya.

Pihaknya menjelaskan bahwa semuanya masih dalam proses dan pengembangan untuk Korps Brimob itu juga akan ditingkatkan dan didorong untuk tambahan beberapa bintang. Kemudian untuk kepala Korps Brimob juga akan ditingkatkan menjadi bintang tiga dikarenakan tugas dan tanggung jawabnya yang semakin berat.

"Tentunya ini semua dilakukan dalam rangka memberikan respons cepat terhadap peristiwa-peristiwa yang terjadi di lapangan, sehingga kita pun bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat," pungkasnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait