TACB Lakukan Kajian Benda yang Ada di Museum Lampung

Selasa, 23 November 2021 09:26 Eris Kuswara Nasional

TACB Lakukan Kajian Benda yang Ada di Museum Lampung

 

Koropak.co.id - Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Provinsi Lampung melakukan kunjungan ke Museum Lampung, Senin 22 November 2021.

Ketua TACB Lampung, Anshory Djausal mengatakan bahwa tujuan dari kunjungan ke Museum Lampung tersebut adalah dalam rangka melihat beberapa benda yang tengah dikaji guna diusulkan untuk menjadi cagar budaya.

"Pemeringkatannya itu tengah dikaji saat ini, apakah masuk peringkat provinsi atau bahkan masuk peringkat nasional," kata Anshory dalam siaran pers-nya sebagaimana dihimpun Koropak dari suara.com, Selasa 23 November 2021.

Tercatat, beberapa benda yang saat ini tengah dikaji di Museum Lampung tersebut meliputi bejana, dua nekhara, prasasti dadak, relief arca apsari, rumah kenali, lumbung, arca menhir dan kepala arca serta bola besi yang dahulu digunakan saat membuka hutan era transmigrasi awal.

Selain itu, kunjungan ke Museum Lampung itu juga dipandu oleh dua arkeolog Museum Lampung yakni I Made Giri Gunadi dan Oki Laksito yang menjelaskan seluruh koleksi yang ada di museum tersebut.

Seluruh anggota TACB yang hadir juga turut didampingi oleh Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Heny Astuti dan Kepala Seksi (Kasie) Cagar Budaya, Ryan Yanuar.

 

Baca : Bupati Ciamis Serahkan SK Hindia Belanda Tahun 1919 untuk Panjalu

Saat memandu TACB Lampung, I Made Giri Gunadi pun menjelaskan bahwa bejana hanya ada 3 di Indonesia yakni berada di Lampung, Kerinci dan Madura. Dua bejana tersebut tersimpan di Museum Nasional, sementara satu bejana tersimpan di Museum Lampung.

"Bola besi yang ada disini digunakan untuk membuka hutan atau land clearing yang digunakan di Indonesia dan Brasil," jelas Made.

Setelah melaksanakan kunjungan, TACB Lampung langsung menggelar rapat internal guna merumuskan langkah-langkah yang akan ditempuh.

Kabid Kebudayaan Disdikbud, Heny Astuti berharap TACB Lampung bisa segera menyelesaikan kajiannya agar dapat diajukan rekomendasi penetepan cagar budaya.

"Tentunya kami berharap TACB dapat menyelesaikan kajiannya, agar nantinya bisa segera diajukan menjadi rekomendasi penetapan cagar budayanya," harap Heny.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini