KBKM 2021, Ajang Berekspresi yang Digabungkan dengan Teknologi Terkini

Senin, 06 Desember 2021 07:48 Eris Kuswara Nasional

KBKM 2021, Ajang Berekspresi yang Digabungkan dengan Teknologi Terkini

 

Koropak.co.id - Direktorat Jenderal (Dirjen) Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI beberapa waktu lalu menggelar kegiatan Malam Kemitraan dalam rangka puncak acara Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) Tahun 2021.

Dilansir dari tribunnews.com, dengan mengusung tema "Inovasi Desa untuk Pemajuan Kebudayaan", program KBKM ini sendiri diketahui mempertemukan antara kemajuan teknologi dengan budaya di setiap daerah di Indonesia.

Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim mengatakan bahwa selama ini banyak sekali inspirasi dari desa yang belum tergali. Oleh karena itulah pihaknya meyakini bahwa berbagai potensi yang dimiliki tersebut bisa membuat Indonesia akan unggul di panggung dunia.

"Penguasaan teknologi dan sains itu merupakan hal yang sangat penting di era seperti sekarang ini. Hal itu dilakukan agar Indonesia bisa bertahan di tengah perubahan. Sebab, sains dan teknologi tanpa budaya tradisional itu tidak bisa memiliki nilai keunikan," Kata Nadiem sebagaimana dihimpun Koropak, Senin 6 Desember 2021.

Ia menambahkan, sedangkan budaya tanpa adanya sains dan teknologi juga tentunya tidak bisa memberikan dampak besar khususnya di era digital seperti sekarang ini.

Sementara itu, Dirjen Kebudayaan Kemendikbudristek RI, Hilmar Farid menyebutkan bahwa KBKM tahun 2021 akan dapat memberikan ruang bagi para peserta dalam menggali berbagai ekspresi di tingkat lokal, yang kemudian digabungkan dengan teknologi terkini.

 

 

Baca : Karya Seni Budaya Indonesia Ditampilkan di WaiWai World Fair Jepang

“Saya pastinya merasa bangga bisa memperkenalkan mereka yang lolos ke tingkat Nasional setelah melalui proses yang cukup panjang dan berat. Kita juga tentunya terus berusaha dalam mencari inspirasi dari desa yang merupakan lumbung pengetahuan,” tutur Hilmar.

Hilmar pun berharap bahwa pada malam kemitraan KBKM 2021, para calon mitra dapat melihat karya terbaiknya dan bergabung bersama untuk mewujudkan proyek tepat guna yang sudah siap dieksekusi.

"Ini menjadi sebuah kesempatan yang luar biasa untuk mempertemukan mereka yang sudah berhasil dalam mengembangkan inovasi berbasis pengetahuan lokal dengan para calon mitra. Saya sangat berharap bisa mendukung proyek inovasi yang sudah dikembangkan dengan sangat baik ini,” katanya.

Diketahui sebelumnya terdapat 2.856 orang yang tergabung dalam 722 tim mengajukan ide dan gagasan untuk KBKM tahun 2021. Namun, setelah melalui tahap inkubasi dan pematangan karya yang didampingi oleh mentor profesional di tahap regional, tercatat hanya 21 tim yang berhasil lolos ke tahap Nasional.

Selain itu, terdapat juga tim yang seluruh anggotanya adalah penyandang disabilitas tuli. Hal itu adalah sebagai bentuk komitmen KBKM dalam membentuk ekosistem budaya yang inklusif.

Dari 21 tim tersebut, pada malam Puncak KBKM tahun 2021, terpilihlah dua tim pemenang yang sukses dalam merebut hati juri atas inovasi dan gagasannya dalam berkontribusi untuk kebudayaan.

Kedua tim tersebut adalah tim “Sirel” yang membuat aplikasi scan relief candi, serta tim “Haminjon” yang membuat produk inovasi pewangi ruangan berbahan dasar rempah endemic Sumatera Utara, yaitu Kemenyan Toba.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini

 


Berita Terkait