Mengintip Peran Kuliner dan Pariwisata Zaman Belanda

Selasa, 11 Januari 2022 19:12 Eris Kuswara Nasional

Mengintip Peran Kuliner dan Pariwisata Zaman Belanda

 

Koropak.co.id - Unsur kuliner dalam dunia pariwisata tentunya memiliki peranan yang tidak kalah pentingnya dengan unsur-unsur lain seperti objek wisata, atraksi, fasilitas dan jaminan keamanan yang semuanya dapat dilihat dalam buku panduan pariwisata.

Dalam buku itu, dapat ditemukan juga saran untuk menikmati makanan atau minuman khas daerah setempat khususnya di bumi nusantara. Namun selain saran, disana juga dapat ditemukan berbagai larangan untuk menikmati makanan dan minuman tertentu.

Dilansir dari buku 'Titik Balik Historiografi di Indonesia' yang disunting Djoko Marihandono pada bab 'Kuliner dalam Pariwisata Kolonial di Hindia Belanda' Achmad Sunjayadi dituliskan bahwa saran dan larangan tersebut ternyata ditemukan dalam buku panduan pariwisata di Indonesia sejak masa kolonial hingga kini.

"Dalam persoalan kuliner, pemerintah atau penyelenggara pariwisata tentunya tak akan sembarangan. Tentunya bukanlah promosi yang baik bagi pariwisata setempat jika turis yang datang ke tempat destinasi wisata terpaksa harus terbaring di rumah sakit sebelum mereka secara penuh menikmati liburan yang menyenangkan dan berkesan," tulisnya.

Meskipun begitu, di sisi lain tetap saja ada wisatawan yang mengabaikan peringatan dan laran tersebut dikarenakan gairah pertualangannya yang lebih besar dibandingkan dengan rasa khawatirnya sendiri.

Selain itu, tidak jarang juga kuliner eksotis bagi pandangan wisatawan itu sangat berkesan di mata dan di perut. Sehingga para wisatawan tersebut pun menuliskan pengalamannya dalam sebuah catatan yang mereka buat sendiri.

 

Baca : Kuliner Nusantara dan Nama Baik Indonesia di Kancah Dunia

Sementara itu, apabila dikaji lebih jauh lagi, masih banyak hal yang dapat diungkapkan dan diteliti dari masalah kuliner sebagai unsur pariwisata baik itu pada masa lampau maupun masa sekarang mulai dari asal usul suatu makanan hingga industri rumahan makanan dan minuman yang dipengaruhi oleh parawisata.

Dibangunnya berbagai fasilitas seperti pabrik makanan dan minuman olahan seperti pabrik es juga tentunya mendukung unsur kenyamanan bagi para wisatawan khususnya wisatawan asing.

Tak hanya itu saja, berbagai fasilitas itu juga turut dimuat dalam buku panduan wisata. Meskipun juga fasilitas tersebut bukan untuk pendatang atau wisatawan, akan tetapi bagi mereka yang menetap (Blijvers).

Akan tetapi secara tidak langsung hal tersebut dapat dirasakan oleh para wisatawan yang menginginkan kenyaman di tempat wisatanya.

Di sisi lain, masalah kuliner juga ternyata tidak hanya bisa dijadikan sebagai sarana promosi baik yang positif maupun negatif dan hal itu tidak terlepas dari peran serta pihak yang terlibat di dalamnya.

Cerita kuliner khususnya pada pariwisata kolonial juga diketahui bahkan dibuat semenarik mungkin dengan menonjolkan keeksotisannya.

Sehingga secara tidak langsung juga turut berhasil dalam menarik minat para calon pengunjung, meskipun masih belum tentu sesuai dengan perutnya.*

 

Lihat juga : Simak Berbagai Video Menarik Lainnya Disini