6 Anak di Singaparna Jadi Korban Pencabulan

Rabu, 14 Maret 2018 15:05 D. Farhan Kamil Daerah

6 Anak di Singaparna Jadi Korban Pencabulan

Kasus Sodomi Kembali Coreng Muka Ibu Pertiwi

 

Koropak.co.id - Belum tuntas menangani dugaan kasus sodomi yang terjadi pada Bulan Desember 2017 lalu dan Maret 2018 ini, kini Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, mendampingi enam orang pelajar SD satu di antaranya masih duduk di bangku sekolah PAUD di Desa Sukaherang Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, melapor ke Unit PPA Polres Tasikmalaya, Rabu (14/3/2018). Keenam anak tersebut, diduga sebagai korban sodomi yang dilakukan teman satu sekolah, berinisial D berusia 10 tahun.

6 Anak di Singaparna Jadi Korban Pencabulan
Ato Rinanto, S.IP

"Hari ini, kami bersama Pekerja Sosial (Peksos) dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Tasikmalaya, melaporkan dugaan kasus sodomi untuk ditangani dan ditindaklanjuti oleh pihak Kepolisian," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, S.IP.

Tiga hari lalu, kata Ato, KPAID mendapat laporan masyarakat terkait adanya bebarapa korban sodomi berusia lima sampai sembilan tahun di salah satu SD.

"Dari laporan tersebut kami melakukan investigasi, dan hari ini kami membawa mereka ke Polres Tasikmalaya untuk membuat pelaporan Kepolisian sebagai upaya agar ada penidaklanjutan dari pihak berwajib," tutur Ato.

 

Baca pula : 92 Persen Kasus Seksual Anak

 

Menurutnya, dari pelaporan ini tentunya menjadi kewajiban petugas untuk melakukan visum. Sementara itu KPAID konsentrasi kepada pemulihan anak-anak. Ditambahkan, pelaku berasal dari Bandung yang kemudian pindah beserta orang tuanya dan sekolah di SD tersebut.

"Dari hasil investigasi, pelaku termasuk anak yang kurang perhatian dari orang tua, sehingga terbiasa ngamen di wilayah Singaparna dan kerap pulang malam. Disamping itu, pelaku memiliki kecenderungan sebagai penghobi tontonan film adegan dewasa di warnet," ucapnya.*


Berita Terkait