Dukun Cabul Dibekuk Polisi

Rabu, 14 Maret 2018 19:35 D. Farhan Kamil Daerah

Dukun Cabul Dibekuk Polisi

Sang Dukun Nyaris Digebugi Masa

 

Koropak.co.id - Seorang pria berinisial SOL (50) warga Kampung Pamugaran Desa Neglasari Kecamatan Salawu diamankan petugas Polres Tasikmalaya, setelah nyaris dihakimi warga Kampung Sukasari Desa Sundawenang Kecamatan Salawu , Rabu (14/3/2018).

Dukun Cabul Dibekuk Polisi
Ananto Wibowo, SH

SOL yang sehari-hari dikenal warga sebagai orang pintar (dukun) itu, diduga telah melakukan tindak asusila terhadap seorang ibu rumah tangga, berinisial ISA (27) warga Kampung Sukasari Desa Sundawenang Kecamatan Salawu. Pelaku, kini diamakan di Mapolres Tasikmalaya.

Terungkapnya perbuatan bejad sang dukun, berawal dari pengakuan ISA terhadap suaminya, DUR (30) karyawan salah satu perusahaan di Bandung, bahwa sang dukun telah melakukan hubungan badan sebagai bagian dari ritual, agar ISA yang selama delapan tahun menikah dengan DUR dan belum mendapat momongan itu, segera mendapat keturunan.

"Sejak tiga bulan lalu dimana istri saya mulai melakukan terapi ke orang tersebut, pikiran dan perasaan saya sering goncang dan saya sering mendapat laporan dari kakak kandungnya, jika dalam setiap praktek pengobatan yang kerap dilakukan pada malam hari itu, sang dukun membawa istri saya ke kamar rumah kakak istri saya. Dari situlah saya mulai curiga dan saat saya meminta pengakuan jujur istri saya, terbukalah segalanya," papar DUR, sembari memperdengarkan rekaman suara istrinya di telepon genggam.

Bermodal pengakuan tersebut, kakak kandung ISA didampingi warga termasuk Kepala Desa Sundawenang, RT dan RW setempat, menginterogasi pelaku, SOL pun mengakui perbuatanya.

"Hampir saja warga yang mendengar pengakuan SOL meluapkan emosinya terhadap pelaku, tetapi dapat diredam dan pelaku diamankan petugas Kepolisian Polres Tasikmalaya beserta jajaran Polsek Salawu," kata salah seorang tokoh masyarakat sekaligus praktisi hukum Kecamatan Salawu, Ananto Wibowo, SH.

Ananto berharap, petugas menjalankan pemeriksaan sesuai prosedur dan agar dapat memberikan efek jera.

"Saya menduga ada warga lainnya yang juga pernah menjadi korban penipuan pelaku. kami atas nama warga Desa Sundawenang tentunya berharap kepada aparat Kepolisian untuk mengusut kasus ini hingga tuntas," paparnya.

Dari mulut ISA, berawal dari keinginan untuk mendapat momongan, ia mendatangi pelaku dan pelakupun bersedia melakukan terapi dengan beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Pada tahap awal, pengobatan dilakukan oleh pelaku sebagaimana umumnya orang pintar. Tetapi kemudian permintaan pelaku mulai mengusik hati.

"Dia meminta agar saya menyerahkan kehormatan, karena hanya itu satu-satunya obat mujarab agar saya segera memiliki anak. Saat itu beberapa kali saya menolaknya karena hal itu melanggar aturan. Sempat beberapa kali saya dibujuk dan dirayu dengan berbagai dalil. Tetap saya tolak," aku ISA.

Hingga pada suatu waktu, seperti biasa pelaku mendatangi rumah kakak korban untuk melakukan pengobatan. "Saya masih ingat, saat itu setelah solat Isya, saya masih memakai mukena dan pelaku meminta kembali saya untuk menyerahkan kehormatan. Saat itupun saya tolak. Kemudian pelaku menyuruh saya meminum air putih dan kemudian tangan pelaku memegang kedua pipi saya sambil menatap kedua mata saya. Dari situlah saya mulai tidak sadarkan diri," papar ISA.

Anehnya terang ISA, setelah kejadian itu dia mengaku lupa terhadap suami, yang ada hanya wajah SOL.

"Saya beberapa kali diajak ke beberapa tempat seperti ke Pameumpeuk Garut, dan Pangandaran dan kejadian itupun diulang kembali," ucapnya sembari mengatakan jika ia telah ditipu pelaku.*

 

Baca : Sadis, Bapak Tiri Banting Anak Ke Lantai Hingga Meregang Nyawa