Panwaslu Buka Posko Pengaduan Daftar Pemilih

Selasa, 27 Maret 2018 12:11 D. Farhan Kamil Pilkada

Panwaslu Buka Posko Pengaduan Daftar Pemilih

Koropak.co.id - Menyusul diterbitkannya Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018 atau model A.1-KWK yang disebar ke masing-masing TPS, Panwaslu Kabupaten Tasikmalaya membuka posko penerimaan pengaduan daftar pemilih pemilihan (P2DP2) untuk menampung seluruh pengaduan atau keluhan masyarakat, terkait keberadaan DPS.

"Silahkan masyarakat datang ke posko pengaduan dan sampaikan permasalahannya seperti apa, untuk segera ditindaklanjuti. Pengaduan akan kami terima hingga batas waktu sampai tanggal 2 April 2018 mendatang," ucap Ketua Panwaslu Kabupaten Tasikmalaya, Dodi Djuanda didampingi Divisi Pencegahan dan hubungan antar lembaga panwaslu kabupaten Tasikmalaya , Abdul Aziz Firdaus, Selasa (27/3/2018).

Pengaduan dapat dilakukan apabila ada warga atau pemilih yang tidak masuk dalam DPS. Juga apabila ada warga yang belum memiliki KTP elektronik atau surat keterangan untuk memilih.

Di samping itu, warga diharapkan dapat melaporkan ke posko pengaduan jika menemukan di dalam DPS per-TPS itu, pemilih yang tidak memenuhi syarat sebagai pemilih. Yaitu beralihnya status pemilih dari warga sipil ke TNI/Polri.

Selanjutnya, pemilih sudah meninggal dunia dan dapat dibuktikan dengan surat keterangan dari unit, instansi berwenang. Serta jika pemilih dipastikan secara administrasi kependudukan, bukan lagi penduduk di daerah pemilihan tersebut.

Ditambahkan Azis, Panwaslu mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tasikmalaya agar memastikan nama dan data yang benar telah tercatat dalam DPS per-TPS. Serta memastikan telah terdaftar di TPS terdekat dari tempat tinggal.

Menurutnya, terhitung sejak tanggal 24 Maret sampai dengan 2 April 2018, adalah tahapan pengumuman dan tanggapan masyarakat terkait DPS Pilgub Jawa Barat 2018.

"Manfaatkan kesempatan ini dengan baik agar pelaksanaan Pilgub nanti, berjalan dengan adil dan sukses tanpa ekses. Kami siap mengawal daftar pemilih," tutur Aziz.*