Dua LSM di Kota Tasikmalaya Memanas

Sabtu, 31 Maret 2018 11:50 Didit Fauzi Daerah

Dua LSM di Kota Tasikmalaya Memanas

 

Koropak.co.id - Dua lembaga swadaya masyarakat di Kota Tasikmalaya sempat memanas, beruntung, aksi responsif dari Sat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengamankan situasi dan meredam konflik antar kedua LSM tersebut.

Adapun dua LSM yang nyaris konflik tersebut antara lain GMBI dan GIBAS. Konflik bermula pada Sabtu (30/3/2018), puluhan anggota LSM GIBAS berkumpul di Sekretariat GIBAS, Jalan Lingkar Dadaha Kota Tasikmalaya. Rencananya, mereka akan melakukan konvoi serta melakukan penyerangan terhadap anggota LSM GMBI, khususnya Dede Sukmajaya yang diketahui merupakan Ketua LSM GMBI dan Lubis.

Berkumpulnya anggota GIBAS merupakan ekses permasalahan dugaan pelanggaran UU ITE atas postingan provoaktif yang dilakukan Dede Sukmajaya terhadap LSM GIBAS, serta adanya insiden antara Teten beserta 3 anggota GIBAS lain yang mendatangi kediaman anggota GMBI, Lubis di Kampung Leuwimalang Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya. Dalam insiden tersebut, baik Teten maupun Lubis sempat terjadi cekcok, namun tidak sampai terjadi pemukulan.

Sebagai langkah antisipasi, Kasat Intelkam Polres Tasikmalaya Kota, AKP Didik Rohim Hadi SH. M.Si mendatangi Ketua GIBAS, Agus dan jajarannya guna memberikan imbauan.

Baca : LSM Gaza Serukan Penolakan LGBT

Dua LSM di Kota Tasikmalaya Memanas

 

Baca : Audiensi GMBI Ke DPRD Kota Tasikmalaya

"Kami imbau agar anggota GIBAS bisa menahan diri, dan tidak terpancing oleh provokasi yang justru akan merugikan pribadi maupun organisasi. Kami juga mengimbau agar Anda semua dapat senantiasa menjaga kondusifitas Kota Tasikmalaya, tidak melakukan konvoi apalagi penyerangan yang akan berdampak pada bentrokan antar ormas, serta lebih mempercayakan penanganan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan Kepolisian," kata Didik.

Didik menuturkan kasus yang dilaporkan GIBAS atas dugaan pelanggaran UU ITE yang dilakukan Dede Sukamajara sedang dilakukan tahapan penyidikan.

"Pemeriksaan saksi ahli membutuhkan waktu dan kejelian penyidik," ujarnya.

Ketua LSM GIBAS, Agus menyampaikan pihaknya beserta jajaran anggota dan pengurus LSM GIBAS menghargai pihak Kepolisian, dan tidak akan melakukan penyerangan terhadap LSM GMBI.

"Namun kami meminta kepastian dan kejelasan proses penyidikan yang dilakukan Kepolisian secepatnya, maksimal Kamis, (5/4/2018)," tutur Agus.

Guna menghindari bentrokan, pihak Kepolisian menerjunkan pasukan Dalmas dan Sabhara Polres Tasikmalaya Kota guna berjaga di lokasi, tepatnya di Leuwiliang Indihiang dan Leuwimalang Bungursari.*

 

Baca pula : Silaturahmi Bersama Ormas Dan LSM Sekota Tasikmalaya


Berita Terkait