Tasikmalaya Kecam Penista Agama

Kamis, 05 April 2018 19:35 D. Farhan Kamil Daerah

Tasikmalaya Kecam Penista Agama

 

Koropak.co.id - Menyusul pembacaan puisi berjudul "Ibu Indonesia" oleh Sukmawati Soekarno Putri, Forum Ormas Islam Kabupaten Tasikmalaya, menggelar konferensi pers dan menyampaikan kecaman terhadap aksi baca puisi Sukmawati yang dinilai telah menista agama, menghina, mengolok-olokan serta merendahkan nilai-nalai syariah Islam.

"Hari ini kami berkumpul dan bermusyawarah membahas puisi yang dibacakan Sukmawati beberapa hari lalu. Dan kami berkesimpulan bahwa Sukmawati telah melecehkan Al Quran dan Sunnah. Kami jelas mengecam terhadap apa yang telah dilakukan Sukmawati. Ia telah menebar kebencian terhadap Islam yang sepatutnya tidak dilakukan oleh seorang tokoh seperti dia yang sangat memahami keragaman di negera ini," kata Ketua Forum Pondok Pesantren Indonesia cabang Kabupaten Tasikmalaya, Ustadz Anwas Nashori, Kamis (5/4/2018).

Menurutnya, hijab dan adzan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari ajaran Islam. "Ia telah mengganggu dan disharmoni keanekaragaman/kebhinekaan kehidupan berbangsa," ujarnya.

 

Baca : Umat Islam Serukan Adili Sukmawati

Ditambahkan, Forum Ormas Islam yang terdiri dari DMI, BKPRMI, FKDT, FPI, FKPAI, GPM, GEMPUR, PGM, Gerakan Pemuda Islam, Forum Pemuda Islam, Pemuda Persis, HIMA Persis, IKADI dan ormas Islam lainnya di Kabupaten Tasikmalaya, mendorong pihak kepolisian mengusut tuntas terkait kasus yang melibatkan Sukmawati yang telah dilaporkan kepada pihak berwajib.

Meskipun secara pribadi sudah meminta maaf dan dilakukan secara terbuka, tetapi persoalan dugaan penistaan agama tetap harus diusut tuntas, agar menjadi bahan perhatian semua pihak dan tidak terulang di kemudian hari. Sukmawati membacakan puisi yang disinyalir telah dibuat dan dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum dibacakan di depan publik.

"Sebagai bentuk dukungan moral terhadap aparat penegak hukum, kami akan melaksanakan aksi simpatik bela Islam di Mapolres Tasikmalaya pada Jumat (6/4/2018) dan kita kawal bersama hingga kasus ini tuntas," ujar dia yang juga ketua aksi simpatik bela Islam. Sembari menambahkan, Sukmawati melanggar Pasal 156A KUHP tentang Penistaan Agama.*

 

Baca : Ribuan Umat Islam Datangi Polres Tasikmalaya

 


Berita Terkait