Wabup Sambangi Perkemahan Pramuka Santri Nusantara

Minggu, 15 April 2018 07:10 D. Farhan Kamil Daerah

Wabup Sambangi Perkemahan Pramuka Santri Nusantara

 

Koropak.co.id - Menyusul kunjungan ke asrama peserta MTQ ke-35 kafilah Kabupaten Tasikmalaya di Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Wakil Bupati Tasikmalaya H. Ade Sugianto, beserta rombongan dari Humas Setda dan Forum Komunikasi Diniah Takmiliah (FKDT) Kabupaten Tasikmalaya, sambangi Perkemahan Pramuka Santri Nusantara tingkat Provinsi Jawa Barat 2018, di Ciletuh Geopark Sukabumi, Minggu (15/4/2018) dini hari.

Para peserta Perkemahan Pramuka Santri Nusantara asal Kabupaten Tasikmalaya berjumlah 145 orang, berasal dari empat pondok pesantren yaitu, dari Pesantren Sukamanah Kecamatan Sukarame sebanyak 20 orang, Pesantren Darussalam Kecamatan Rajapolah 60 orang, Pesantren Al Idrisiyyah Kecamatan Cisayong 30 orang dan dari Pesantren Nurul Amanah Kecamatan Salawu sebanyak 35 orang.

Selain memberikan motivasi, Wabup yang mengakui sebelumnya tidak tahu ada acara perkemahan pramuka santri, memberikan bantuan spontanitas secara pribadi berupa uang sebesar Rp 20 juta untuk kebutuhan makan dan minum serta transportasi para santri, selama mengikuti masa perkemahan yang digelar hingga 18 April 2018 nanti.

 

Wabup Sambangi Perkemahan Pramuka Santri Nusantara

 

"Saya sangat mengapresiasi dengan keterlibatan para santri di acara pramuka ini. Mereka adalah orang-orang terpilih mewakil dua juta masyarakat Kabupaten Tasikmalaya. Mereka juga menjadi pandu ibu pertiwi, bangsa, negara dan agama, yang membanggakan," tutur Ade.

Menurutnya, bagi seorang pramuka santri, tidak ada kata menyerah. Pramuka hanya mengenal kata bergerak serentak, untuk menghadapi rintangan termasuk tampil memimpin dan membela bangsa.

"Para santri peserta pramuka ini adalah kader-kader pemimpin yang harus terus bergerak, berani membela bangsa dan bumi pertiwi," ujar Ade yang disambut kompak tepuk tangan pramuka.

Ade mengaku sangat berterimakasih kepada ketua rombongan, pembina dan pengasuh pondok pesantren yang telah bergotong royong memberangkatkan para santri tanpa bantuan siapapun termasuk dari Pemkab Tasikmalaya.*