Ruang Disdukcapil Dikhawatirkan Ambruk

Minggu, 15 April 2018 11:43 D. Farhan Kamil Daerah

Ruang Disdukcapil Dikhawatirkan Ambruk

Koropak.co.id - Ruang pelayanan utama pengurusan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tasikmalaya, dikhawatirkan ambruk.

Selain merupakan bangunan tua, ruang pelayanan utama di lantai dua tersebut, berkapasitas kecil hanya menampung sekitar 60 orang. Sementara masyarakat yang datang dan ingin dilayani di ruang itu, rata-rata lebih dari 500 sampai dengan 800 orang per harinya bahkan dalam empat hari terakhir hingga Sabtu (14/4/2018) lalu, jumlahnya meledak mencapai 1.000 orang yang dilayani sampai dengan jam 21.00 WIB.

"Kita terpaksa mengeluarkan sejumlah kursi di ruangan lain untuk memberikan kenyamanan bagi para tamu yang antri menunggu hingga meluber dan memadati lorong-lorong di luar ruangan pelayanan utama," kata Kepala Disdukcapil, H. Nazmudin, S.Sos, M.Si, Minggu (15/4/2018).

Ruang Pelayanan Disdukcapil Dikhawatirkan AmbrukPeningkatan jumlah pengunjung yang diperkirakan akan berlangsung hingga sebulan ke depan ini, karena gencarnya sosialisasi administrasi kependudukan yang dilakukan pihak Disdukcapil di kecamatan-kecamatan dan desa.

Di samping itu juga adanya peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap dokumen kependudukan seperti KTP elektronik sebagai persyaratan masuk perguruan tinggi atau akademi lainnya.

"Termasuk karena kebutuhan sebagai persyaratan dapat memilih di Pilgub Jawa Barat 27 Juni 2018 nanti," tuturnya.

Maka untuk mengurai ledakan jumlah penduduk yang datang dan terkonsentrasi di ruang pelayanan utama, Disdukcapil memindahkan ruang pelayanan khusus untuk KTP elektronik ke aula rapat yang berkapasitas lebih besar.

"Kita sudah siapkan ruang rapat untuk pelayanan KTP elektronik, seluruh peralatan administrasi dan pencetakan sudah dipindahkan ke ruang itu. Senin (15/4/2018) kita layani penduduk di ruang tersebut," ucap Nazmudin.

Sedangkan bagi masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Perubahan Data Kependudukan dan lainnya, tetap di layani di ruang pelayanan utama.

Ditambahkan, untuk mensiasati kekurangan tinta printer KTP elektronik kata Nazmudin, Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya sudah menjalin kerjasama dengan Disdukcapil Banjar atau Pangandaran bahkan Purwakarta.

"Kita sudah biasa meminta bantuan Disdukcapil di daerah tersebut, manakala stok tinta kita habis akibat belum belanja dan kita bayar dengan barang dan jenis serta type serupa. Anggaran untuk belanjanya sudah ada," tuturnya.*

Penulis : Farhan


Berita Terkait