Lomba Bercerita Tingkat SD/MI Se-Kota Tasikmalaya

Sabtu, 12 Mei 2018 13:01 Clara Aditia Daerah

Lomba Bercerita Tingkat SD/MI Se-Kota Tasikmalaya

Koropak.co.id - Bertempat di halaman Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kota Tasikmalaya, Jalan Ir. H. Juanda Kota Tasikmalaya, Jumat (11/5/2018) digelar Lomba Bercerita tingkat SD/MI se-Kota Tasikmalaya. Kegiatan yang digelar hingga Sabtu (12/5/2018) ini digelar sebagai upaya menumbuh kembangkan minat baca sedini mungkin agar Kota tasikmalaya menjadi Smart City sesuai program pemerintah.

Lomba Bercerita Tingkat SD/MI Se-Kota Tasikmalaya
H. Oslan Khaerul F.

Kepada Koropak.co.id, Kepala Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kota Tasikmalaya, H. Oslan Khaerul Falah menuturkan kegiatan ini merupakan salah satu langkah progresif untuk kembali membudayakan minat membaca kepada siswa SD/MI se-Kota Tasikmalaya. Lomba bercerita ini diikuti 19 SD yang tersebar di Kota Tasikmalaya yang telah menjadi perintis Gerakan Literasi Sekolah (GLS). Per sekolah mengirimkan 3 siswa perwakilannya, sehingga total jumlah peserta mencapai 52 siswa.

"Pemenangnya akan dikirim ke tingkat provinsi untuk mewakili Kota Tasikmalaya. Diharapkan anak-anak SD tidak tergerus oleh peradaban zaman yang serba canggih, contohnya gadget. Sehingga perpustakaan bisa kembali sebagaimana fungsinya, yaitu sebagai wahana edukasi membaca, sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadis apabila ingin menguasai dunia kuasailah ilmu kalau ingin menguasai akhirat kuasailah ilmu, dan ilmu adanya di buku, karena buku adalah jendela dunia," kata Oslan.

Adapun kategori penilaian lomba bercerita meliputi volume suara, artikulasi, diksi, tempo, kecepatan, dan proyeksi, serta penguasaan panggung.

"Mudah-mudahan dengan diadakannya lomba bercerita sejak usia dini ini, bisa lebih meningkatkan minat baca di kota Tasikmalaya sehingga Kota Tasikmalaya semakin maju dan cerdas," ujar Oslan.

Dikatakan Oslan, minat baca warga Kota tasikmalaya semakin hari semakin meningkat, sehingga pihaknya mengajak segenap warga Kota Tasikmalaya, khususnya anak-anak untuk berkunjung ke perpustakaan sebagai media ilmu yang sangat bermanfaat.

"Di perpustakaan terdapat ribuan buku dengan berbagai macam kebutuhan, baik untuk anak, remaja, maupun dewasa. Perpustakaan Kota Tasikmalaya menyediakan sekitar 60 ribu judul buku untuk kebutuhan masyarakat," katanya.

Ke depan, perpustakaan selain tempat membaca, juga sebagai wahana untuk berkreasi para penulis yang sampai saat ini masih belum dimanfaatkan secara optimal. Sebagai upaya untuk terus meningkatkan budaya baca di Kota Tasikmalaya, Dinas Perpustakaan Daerah dan Kearsipan Kota Tasikmalaya juga menyediakan perpustakaan keliling.

"Di bulan Ramadan, kita akan terus stand by di acara ngabuburit. Meskipun baru satu armada, akan tetapi kita optimalkan pengoperasiannya. Semoga, tahun ini bisa ditambah," ujar Oslan.*

Penulis : Atep Zulkarnaen

 

 


Berita Terkait