Opening Pasar Murah Rakyat Bank Indonesia

Jum'at, 18 Mei 2018 18:56 Clara Aditia Daerah

Opening Pasar Murah Rakyat Bank Indonesia

 

Koropak.co.id - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya menggelar Pasar Murah Rakyat di titik kedua yang bertempat di Lapangan Karangsambung Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, Jumat (18/5/2018).

Kegiatan kali kedua setelah Kecamatan Indihiang ini dijadikan momentum pembukaan Rangkaian Kegiatan Pasar Murah Rakyat yang digelar KPw Bank Indonesia Tasikmalaya. Rencananya ada 5 titik lagi yang akan digelar, yakni di Cihideung (21-22 Mei), Purbaratu (23-24 Mei), Cipedes (30-31 Mei), Mangkubumi (4-5 Juni), dan Kawalu (6-7 Juni).

Dalam kegiatan tersebut, hadir membuka kegiatan, Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman, Sekda Kota Tasikmalaya Drs H M Ivan Dicksan, Ketua KPw BI Tasikmalaya Heru Saptaji, dan para kepala OPD se-Kota Tasikmalaya.

Lihat Juga video ini : Warga Serbu Pasar Murah Rakyat

 

Opening Pasar Murah Rakyat Bank Indonesia

 

Dalam sambutannya, Heru Saptaji menuturkan Pasar Murah Rakyat merupakan kegiatan rutin tahunan KPw BI Tasikmalaya bekerjasama dengan Pemkot Tasikmalaya, beberapa institusi serta kalangan pengusaha dan ritel.

 

Baca pula : Warga Serbu Pasar Murah Rakyat

 

"Pasar Murah Rakyat merupakan 11 rencana aksi guna menekan laju inflasi. Seperti diketahui tekanan inflasi di Kota Tasikmalaya sumber utamanya adalah komoditas pangan. Jika kita bisa mempengaruhi harga di pasar yang begitu tinggi melalui Pasar Murah Rakyat ini, kita harapkan harga di pasaran akan menurun, dan laju inflasi dapat terkendali," ujarnya.

Heru juga menyampaikan terimakasih atas dukungan pihak sehingga Pasar Murah Rakyat dapat terlaksana dengan baik. Terlebih pada kesempatan ini, Bank Indonesia juga menggelar Layanan Penukaran Uang Rupiah yang menggandeng beberapa perbankan, di antaranya bank bjb, BPRS Al-Madinah, Bank Mandiri, termasuk Bank Indonesia sendiri.

Walikota Tasikmalaya, Drs H Budi Budiman menuturkan sudah menjadi kebiasaan saat memasuki bulan puasa dan lebaran terjadi lonjakan harga yang diakibatkan permintaan terhadap barang kebutuhan pokok meningkat.

 

Lihat Juga video ini : Opening Pasar Murah Rakyat Bank Indonesia

 

Opening Pasar Murah Rakyat Bank Indonesia

 

"Ada kesalahan terhadap karakter masyarakat. Menjelang hari-hari besar seperti puasa dan lebaran, selalu terjadi panic buying karena takut stok kebutuhan bahan pokok habis dan lainnya. Itu yang menyebabkan permintaan terhadap kebutuhan bahan pokok meningkat sehingga terjadi lonjakan harga. Sebetulnya apa yang menjadi isu dalam panic buying hanyalah isu. Inilah karakter yang harus kita ubah sehingga tidak akan membuat harga kebutuhan pokok melonjak," katanya.

Dikatakan Walikota, Pasar Murah Rakyat ini menjadi upaya penyeimbang harga pasar dengan harapan harga di pasar dapat ditekan.

"Di sini, harga daging yang biasanya di pasar dijual Rp 130.000 per kilo, di sini dijual hanya Rp 80.000 per kilogram. Beras juga, biasanya dijual Rp 13.000 per kilo, di sini dijual Rp 8.800. Itulah gunanya Pasar Murah Rakyat ini guna menekan lonjakan harga yang menyebabkan terjadinya inflasi. Perlu kami beritahukan pula, stok ketersediaan bahan pokok seperti beras, dan lainnya, selama 6 bulan ke depan aman. Jadi tidak usah panik, jangan berlebihan belanja, dan belanjalah sesuai kebutuhan," kata Walikota.*

 

Selanjutnya : Bank Indonesia Sediakan Layanan Penukaran Uang