Bukan OTT Tetapi TT

Selasa, 22 Mei 2018 22:50 D. Farhan Kamil Daerah

Bukan OTT Tetapi TT

Koropak.co.id - Salah seorang pengacara Kabupaten Tasikmalaya, Bambang Lesmana, SH yang ditunjuk sebagai kuasa hukum dari dua orang tersangka dugaan kasus korupsi dana BOS di UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Salawu, menegaskan, opini yang terbentuk selama ini di masyarakat bahwa dalam kasus di UPTD Pendidikan Kecamatan Salawu telah terjadi operasi tangkap tangan (OTT). Hal itu perlu diluruskan. Pasalnya, yang terjadi sebenarnya adalah pelaku tertangkap tangan (TT) oleh Polisi berdasarkan laporan masyarakat.

"Kesan yang timbul selama ini, pelaku ditangkap dalam kegiatan operasi Polisi. Padahal pelaku ditangkap atas dasar laporan masyarakat," ujar Bambang, Selasa (22/5/2018).

 

Baca pula : Akhirnya, Pelaku Tertangkap Tangan Ditetapkan Tersangka

 

Atas kasus tertangkap tangan yang dilakukan aparat kepolisian sebagai upaya pemberantasan korupsi, Bambang mengaku sepakat dan diyakininya, semua masyarakat sepakat bahwa pemberantasan korupsi harus diutamakan.

"Kita sepakat juga kalau dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di tubuh dinas pendidikan ini harus dibuka secara terang benderang sampai ditemukan semuanya dan tidak pandang bulu alias tidak hanya menyentuh tataran bawah saja. Semua yang terlibat harus terkuak. Saya yakin polisi dalam hal ini akan profesional dalam penyidikan tanpa memilih-milih," paparnya.

Ditambahkan, kalau penyidik mau menindaklanjuti kasus dugaan korupsi ini, maka harus tuntas dan jangan berhenti di dua orang.

"Terus usut sampai tuntas hingga terang benderang. Apakah uang itu disalahgunakan atau dikorupsi, ini kan harus jelas dan tentu saja harus terungkap kemana alirannya," paparnya.*

 


Berita Terkait