Pemerintah Lamban Selesaikan Masalah Lingkar Utara

Senin, 04 Juni 2018 15:57 Clara Aditia Parlemen

Pemerintah Lamban Selesaikan Masalah Lingkar Utara

 

Koropak.co.id - Menyikapi audiensi dari LSM Peradaban Demokrasi Indonesia (PADI) Kota Tasikmalaya, Senin (4/6/2018), Ketua Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya, Aslim SH menuturkan Pemerintah Kota Tasikmalaya lamban dalam menyelesaikan permasalahan pembebasan lahan Lingkar Utara.

"Coba kalau dari awal pemerintah cepat tanggap, mungkin saat ini masalah sudah selesai. Tadi, ada dorongan dari LSM PADI agar kami menggunakan hak angket untuk memanggil kepala daerah agar dapat menjelaskan masalah ini. Tentunya ini menjadi spirit kami dalam mengusulkan hak angket yang akan segera diparipurnakan," tuturnya.

Masyarakat juga mendorong agar dewan tidak terjebak dengan raibnya uang konsinyasi yang senilai Rp 3 milyar karena itu sudah masuk di ranah hukum dan sudah jelas siapa pelakunya. Dewan diminta fokus terhadap ketimpangan penilaian harga ganti untung atas lahan masyarakat yang digunakan sebagai Jalan Lingkar Utara.

"Selama masyarakat belum bisa menerima, ya sulit untuk selesai. Sedangkan, bagaimana masyarakat bisa menerima, pemerintah khususnya tim appraisal tidak bisa menjelaskan secara rinci permasalahan ini," katanya.

 

Baca pula : Audiensi Lingkar Utara Padi

 

Pemerintah Lamban Selesaikan Masalah Lingkar Utara

 

 

Baca : PADI Dorong Dewan Gunakan Hak Angket Dewan

 

Ini, kata Aslim, harus secepatnya didapatkan titik temu sehingga masyarakat dapat menerima dan permasalahan pembebasan Lingkar Utara tidak berlarut-larut.

"Hak angket sudah kita siapkan, tinggal tunggu timingnya saja. Setelah diparipurnakan kita akan gunakan hak angket untuk memanggil pemerintah agar bisa menjelaskan kisruh panjang dari drama pembebasan lahan Lingkar Utara ini," ucapnya.

Terkait jengkelnya masyarakat karena appraisal yang selalu mangkir dan menghindar saat diminta audiensi dengan DPRD dan masyarakat, Aslim menyampaikan bahwa dewan pun merasa kecewa atas sikap appraisal yang selalu berkelit.

"Kami kecewa dengan tim appraisal yang tidak kunjung dapat memberikan penjelasan kepada kami dan kepada masyarakat. Ya mau bagaimana kisruh ini bisa selesai? Tapi kami akan terus berjuang menghadirkan tim appraisal agar masyarakat bisa mendapat penjelasan dan kisruh ini tidak berlarut-larut," tutur Aslim.*

 

Baca pula : Tim Appraisal Tak Hadir Audiensi Deadlock


Berita Terkait