PMR Bantu Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

Selasa, 05 Juni 2018 20:12 Didit Fauzi Ramadan

PMR Bantu Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

 

Koropak.co.id - Pasar Murah Rakyat (PMR) di titik ke 6 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Area bazar sangat ramai dan padat akan masyarakat yang berantusias datang untuk berbelanja. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia ini sudah digelar di 6 kecamatan, termasuk di Kecamatan Mangkubumi pada Senin (4/6/18) dan Selasa (5/6/18).

PMR bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan primer di bulan Ramadan, dimana harga pasar sedang mencuat tinggi. Bank Indonesia menyelenggarakan Pasar Murah Rakyat untuk menekan harga pasar khususnya di Kota Tasikmalaya.

Manager Unit Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Yusi Yuliana mengatakan bahwa antusias masyarakat kecamatan Mangkubumi sangat baik terhadap kegiatan ini. Dari 7 stand yang terdiri dari instansi dan retail yakni Bulog, Pertamina, Indomaret, Klaster Holtikultura Bank Indonesia, Kadin, dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tasikmalaya. Stand Pertamina dengan menjual gas 3 kg ini menjadi pusat daya beli masyarakat yang paling diminati.

 

PMR Bantu Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat

 

Baca : Warga Berbondong-bondong Ke PMR BI

 

"Kami sengaja menyebar Pasar Murah Rakyat ini di 7 titik agar masyarakat Kota Tasikmalaya dapat sama-sama menikmati dan menerima bantuan dari Kami," Ucap Yusi.

Di Kecamatan Mangkubumi Gas 3 kg ini memiliki antusiasme tersendiri untuk masyarakat karena menjual dengan harga yang jauh di bawah harga pasar. Di PMR ini, gas 3 kg hanya dibanderol dengan harga Rp 16.000 saja , sangat jauh dengan harga pasar yang berkisar Rp 22.000 - Rp 25.000.

Yusi juga menuturkan untuk kegiatan terakhir Pasar Murah Rakyat ini akan digelar di titik ke 7 yakni di Kecamatan Kawalu pada Rabu (6/6/2018) dan Kamis (7/6/2018). Untuk kegiatan terakhir ini tidak diadakan penutupan resmi atau ceremony, cukup dengan penyelenggaraan Pasar Murah Rakyat sama seperti biasa.

"untuk penutupan acara tidak diadakan penutupan resmi, hanya saja Pasar Murah ini diakhiri di Kecamatan Kawalu. untuk penambahan retail itu sesuai kesanggupan dari retailnya, namun yang sudah pasti berpartisipasi yakni Bulog, Pertamina, Indomaret, Klaster BI, dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tasikmalaya," tutur Yusi.*


Berita Terkait