Panic Buying Dorong Lonjakan Harga

Rabu, 06 Juni 2018 19:05 Dede Hadiyana Parlemen

Panic Buying Dorong Lonjakan Harga

Koropak.co.id - Pasar Murah Rakyat yang digelar Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Tasikmalaya, dalam hal ini Dinas Ketahanan Pangan Kota Tasikmalaya di 7 kecamatan se-Kota Tasikmalaya yang berakhir pada Kamis (7/6/2018), dinilai DPRD Kota Tasikmalaya sebagai langkah strategis untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga terjangkau.

Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Muslim, S.Sos menuturkan kegiatan Pasar Murah Rakyat menjadi opsi untuk mendorong ketercukupannya kebutuhan bahan pokok masyarakat dengan harga terjangkau di tengah tren harga yang sedang tinggi akibat lonjakan permintaan jelang lebaran.

"Harga di pasaran tinggi karena ada panic buying. Lonjakan permintaan akan bahan kebutuhan pokok masyarakat mendorong harga melambung. Ini yang disebut inflasi. Kalau sudah naik, susah untuk turun lagi. Pasar Murah Rakyat ini lah sebagai pasar penyeimbang harga," kata Muslim saat meninjau Pasar Murah Rakyat di Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, Kamis (7/6/2018).

Turut hadir meninjau, Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Ikhwan Shafa, serta jajaran anggota Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, yakni Wahidin, Isep Rislia, dan Munir Setiawan.

Ditambahkan Muslim, masyarakat harusnya tetap tenang dan berbelanja seperlunya sesuai dengan kebutuhan. Jangan memborong dagangan sehingga menjadi langka dan berdampak kenaikan harga yang cukup tinggi.

"Apabila kembali terjadi lonjakan harga yang cukup tinggi, maka Pemerintah Kota Tasikmalaya juga akan mengupayakan adanya bantuan pasar murah lagi," ucap Muslim.

Panic Buying Dorong Lonjakan Harga

Dengan Pasar Murah Rakyat, ujar Muslim, Bank Indonesia berserta instansi juga retail yang turut berpartisipasi telah membantu banyak masyarakat Kota Tasikmalaya dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok di tengah lonjakan harga pasar.

"Pasar Murah Rakyat juga menjadi upaya perwujudan ketahanan pangan karena dalam Pasar Murah Rakyat, sebagian besar komponen yang dijual merupakan komponen-komponen pangan seperti beras, minyak, telur, sayuran, dan lainnya. Kita harapkan ke depannya komoditasnya bisa ditambah," tutur Muslim.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Ichwan Shafa. Menurutnya, Pasar Murah Rakyat sangat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok di tengah harga yang melambung akibat panic buying yang lazim terjadi di momen-momen hari besar.

"Pasar Murah Rakyat sangat bagus sebagai penyeimbang harga di pasar, serta mengantisipasi adanya beberapa spekulan yang memang kurang baik memanfaatkan situasi seperti ini," katanya.

Dikatakan Ichwan, dengan program ini, tidak akan ada spekulan-spekulan yang memanfaatkan situasi menghadapi momen lebaran di mana kebutuhan masyarakat tengah tinggi.*


Berita Terkait