KPU Akan Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Terbuka

Jum'at, 29 Juni 2018 17:11 D. Farhan Kamil Pilkada

KPU Akan Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Terbuka

Koropak.co.id - Ketua KPU Provinsi Jawa Barat, Yayat Hidayat mengatakan, hingga saat ini rapat pleno rekapitulasi suara Pilgub Jabar, masih berlangsung di seluruh kecamatan (PPK) Kota/ kabupaten di Jawa Barat, dilanjutkan dengan rekapitulasi tingkat KPU kota/ kabupaten yang akan berlangsung sampai dengan 6 Juli 2018 nanti .

Sedangkan rekapitulasi suara di KPU Jawa Barat diagendakan antara tanggal 6 hingga 9 Juli 2018.

"Jika selisih suara antara juara satu dengan juara dua lebih dari 0,5%, maka KPU bisa menentukan Paslon terpilih. Namun sebaliknya, jika selisih suara paling banyak 0,5% dari total suara sah hasil penghitungan suara akhir, maka kami mempersilahkan Paslon yang merasa keberatan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), yang prosesnya memakan waktu 45 hari," papar Yayat kepada sejumlah wartawan di Kantor KPU Jabar Jalan Garut 11 Bandung, Jumat (29/6/2018).

Dikatakan, proses rekapitulasi dilakukan dalam sidang pleno terbuka, sehingga siapapun boleh mengoreksi sepanjang memiliki data pendukung.

"Ada dua hal yang dapat disengketakan, yakni penyimpangan prosedur dan perbedaan hasil penghitungan KPU dengan hasil penghitungan Paslon. Yang jelas harus didukung data otentik atau orisinil," tuturnya.

Ditambahkan, selama proses pemungutan suara, rasa aman sangat terjamin berkat adanya peran Polri dan TNI. Begitu pula pemberitaan media massa pada umumnya menyejukkan dan tidak provokatif, sehingga para pemilih memiliki banyak informasi untuk menentukan pilihan.

Menurutnya, rasa aman dan informasi yang menyejukkan juga berpengaruh terhadap citra postif pemilu di mata masyarakat.

"Suasana ini menjadi jembatan emas bagi masyarakat untuk memperbaiki nasib. Yang beruntung bisa lebih beruntung. Disamping itu, kondisi tersebut mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dan alhamdulillah pada Pilgub ini mencapai 72 persen tingkat partisipasi," ujarnya.*