Pendaftaran Bacaleg Gerindra Kota Tasikmalaya

Selasa, 17 Juli 2018 17:49 Clara Aditia Parlemen

Pendaftaran Bacaleg Gerindra Kota Tasikmalaya

 

Koropak.co.id - Suksesnya Partai Gerindra Kota Tasikmalaya bersama koalisi Sudrajat-Ahmad Syaikhu (ASYIK) di Pilgub Jabar 2018 dengan menempatkan ASYIK sebagai peraih suara tertinggi di Kota Tasikmalaya, menjadi modal awal untuk menatap Pemilu Legislatif 2019.

Hal itu disampaikan salah seorang bakal calon anggota legislatif (bacaleg) Gerindra yang juga Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya, Andi Warsandi usai mengikuti pendaftaran bacaleg di Kantor KPU Kota Tasikmalaya, Jalan SKP Nomor 20 Kota Tasikmalaya, Selasa (17/7/2018).

"Alhamdulillah, pendaftaran kali ini, bacaleg Gerindra kuotanya terpenuhi. Begitupun kuota perempuan yang sudah terpenuhi. Alokasi per dapil pun sudah terpenuhi. Kemenangan di Pilgub Jabar kemarin, untuk di Kota Tasikmalaya, menjadi spirit bagi kami untuk meraih kemenangan di Pileg 2019," tuturnya.

Baca : Gerindra Kota Tasikmalaya Daftarkan 45 Bacaleg

 

Melihat animo, kata Andi, tingkat kesukaan masyarakat Kota Tasikmalaya kepada Gerindra di periode sekarang merupakan modal penting yang bisa diolah menjadi sebuah optimisme di Pileg 2019, tinggal bagaimana me-maintenance momentum ini lebih baik.

"Untuk suara di Kota Tasikmalaya, Gerindra sukses Pilgub Jabar. Ini sesuatu yang di luar dugaan. Animo masyarakat terhadap Gerindra luar biasa. Jika dikapitalisasi, menjadi sebuah optimisme yang besar untuk sukses di Pileg dan Pilpres 2019, optimis," ucapnya.

Diakui Andi, di setiap periode Pileg, tantangannya berbeda. Namun, semuanya kembali kepada bacaleg, bagaimana menyikapi momentum Pileg menjadi sebuah upaya dan ikhtiar untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat, meningkatkan kesadaran masyarakat, bahwa sinergi dewan dengan masyarakat untuk membangun Kota Tasikmalaya yang lebih baik sangatlah dibutuhkan.

"Inilah misi kami, kewajiban kami. Bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa sinergi dewam dengan masyarakat sangat penting dalam mengawal pembangunan di daerah," tuturnya.

Baca : Di Kota Tasikmalaya, ASYIK Unggul

Ditambahkan Andi, ikhtiar juga menjadi refleksi bagaimana mengangkat pandangan pemilih yang irasional menjadi pemilih yang rasional.

"Ini bagian kewajiban kita untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat, sebagaimana fungsi kita dalam advokasi politik yang harus kita lakukan ke masyarakat. Kalau masyarakat sudah teredukasi menjadi pemilih rasional, rasanya tidak terlalu sulit mengatasi tantangan ke depan, termasuk tantangan untuk kemajuan di Kota Tasikmalaya," kata Andi.*