Walikota Tasikmalaya Hadiri Pendistribusian Air Bersih

Jum'at, 03 Agustus 2018 17:53 Dede Hadiyana Daerah

Walikota Tasikmalaya Hadiri Pendistribusian Air Bersih

 

Koropak.co.id - Pemerintah Kota Tasikmalaya melalui Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya mendistribusikan air bersih yang berlokasi di Kampung Ciluncat Rt 03 Rw 09 Kelurahan Setiawargi Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya Jumat (3/8/2018). Walikota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman hadir menyaksikan langsung pendistribusian air bersih.

Dijelaskan Walikota, agenda pengiriman bantuan air bersih kepada masyarakat rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya, ketika memasuki musim kemarau. Sampai saat ini, sudah 20 tanki air bersih yang disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Sesuai dengan usulan dari masyarakat yang membutuhkan bantuan maka BPBD akan meninjau terlebih dahulu kemudian ditindaklanjuti karena penentuan titik distribusi berdasarkan skala prioritas," katanya.

Walikota Tasikmalaya Hadiri Pendistribusian Air Bersih


Baca : Bantuan Air Bersih Plaza Asia Disalurkan ke Tamansari

Baca : Tamansari, Purbaratu, dan Kawalu Paling Terdampak Kekeringan


Dijelaskan Walikota, banyaknya titik potensi kekeringan yang mencapai 717 tiitk, pihak Pemerintah Kota Tasikmalaya akan tetap berjalan sesuai prosedur untuk memberikan bantuan air bersih. Bahkan, bantuan air bersih juga datang dari para agnia dan organisasi-organisasi yang ikut berperan serta peduli dalam penanggulan bencana kekeringan ini.

Ditambahkan Walikota, Pemerintah Kota Tasikmalaya bekerja sama dengan PDAM Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu antisipasi terjadinya lagi kekeringan. Beberapa saluran air dari PDAM yang masuk ke Kecamatan Tamansari seperti Toren atau bak penampungan air yang berada di depan Rumah Sakit Yarsi Kota Tasikmalaya.

Baca : BPBD Kota Tasikmalaya Siap Bantu Masyarakat

Walikota Tasikmalaya Hadiri Pendistribusian Air Bersih


"Ke depannya dalam waktu jangka panjang ini, Kota Tasikmalaya harus mempunyai PDAM, walaupun anggarannya cukup besar mencapai Rp 500 Milyar. Namun, perencanaan tersebut sudah ada kajiannya dengan salah satu potensi yang besar yaitu memanfaatkan Sungai Citanduy dan Ciwulan," katanya.

Sampai saat ini belum ada kendala terkait stok air yang dibutuhkan masyarakat, pihak PDAM Kabupaten Tasik sudah tidak harus menggunakan SK untuk pengambilan air secara gratis. Walikota berharap, masyarakat harus dapat lebih efisien, efektif, dan hemat lagi dalam hal penggunaan listrik, bahan bakar, dan tentunya yang sangat penting adalah penggunaan air.

"Penggunaannya sesuai kebutuhan saja, khususnya dalam penggunaan air bersih, utamakan terlebih dahulu kebutuhan air yang untuk dikonsumsi baik untuk minum maupun untuk memasak dan mudah-mudahan bencana kekeringan ini tidak berlangsung lama," ucapnya.*

Baca pula : Plaza Asia Tasikmalaya Distribusikan Bantuan Air Bersih


Berita Terkait