Relawan PMI Meninggal Saat Operasi Tanggap Darurat Gempa Lombok

Jum'at, 24 Agustus 2018 16:59 Dede Hadiyana Nasional

Relawan PMI Meninggal Saat Operasi Tanggap Darurat Gempa Lombok


Koropak.co.id - Berita duka kembali tersiarkan dari Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB). Kali ini datang dari Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah yang gugur saat bertugas membantu masyarakat terdampak Gempa Lombok. Diketahui bernama Afni Fastabiqul Strata Utama (26) Jumat (24/8/2018) sekitar pukul 07.30 WITA.

Afni Fastabiqul Strata Utama yang akrab disapa Tata, bertugas di Lombok sejak Sabtu (18/8/2018) dan bergabung dalam Tim Water Sanitation Hygiene (WASH) PMI untuk bertugas selama 1 bulan di Lombok. PMI menjadi kali kedua kehilangan relawannya yang tengah bertugas dalam operasi tanggap darurat bencana tersebut.

Baca : Gempa Lombok Renggut Korban Jiwa

 

Koordinator Tim WASH PMI, Sukri, SKM mengatakan, Almarhum bertugas mendistribusikan air bersih dengan mengendarai kendaraan tangki air PMI untuk disalurkan ke warga yang membutuhkan di wilayah Lombok Utara. "Pada Jumat (24/8/2018) pagi sekitar pukul 06.15 WITA, Almarhum sempat dibangunkan oleh seorang rekannya yang bersama-sama menempati Camp WASH PMI di Dusun Lokokrangan Desa Kayangan Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Namun, setelah satu jam kembali dibangunkan, rekannya baru menyadari jika Afni sudah tidak ada respon dan sudah tidak ada denyut nadi," papar Sukri.

Baca : Golkar Jabar Galang Bantuan Korban Gempa Lombok

 

https://news.koropak.co.id/718/dampak-gempa-lebak-banten

Baca : PMI Siap Gelar Temu Karya Relawan Nasional VI

Tim WASH lalu bergegas mengontak Tim Medis PMI yang berada di Posko PMI Rest Area Kayangan untuk mengirim ambulan dan segera dirujuk ke Puskesmas Gangga, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

Dalam perjalanan menuju puskesmas, tim medis PMI sempat melakukan pijat jantung dan pengecekan ulang respon, namun sudah tidak ada tanda-tanda kehidupan. Tim medis PMI memperkirakan Afni sudah meninggal sejak di Camp WASH PMI.

Sementara tim dokter di puskesmas melakukan pemeriksanaan ulang dan menyatakan bahwa Almarhum sudah meninggal. Puskesmas mengeluarkan pernyataan resmi bahwa Almarhum dinyatakan meninggal pukul 07.30 WITA.

Baca : Gubernur Jabar Berikan Bantuan Bagi Terdampak Gempa

Baca : Dampak Gempa Lebak Banten

Kepala Biro Humas PMI Pusat Aulia Arriani membenarkan peristiwa tersebut, dan atas nama PMI seluruh Indonesia mengungkapkan turut berduka. “Kami atas nama PMI Pusat dan mewakili segenap PMI se-Indonesia turut berduka-cita, atas meninggalnya saudara kami, relawan kami di medan tugas. Semoga beliau diterima dan ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.

Jenazah Afni Fastabiqul Strata Utama akan dibawa ke Markas PMI NTB di Mataram untuk acara pelepasan resmi dan doa bersama oleh Pengurus dan para relawan. Selanjutnya jenazah akan diterbangkan ke Semarang untuk dimakamkan di kota kelahirannya di Pekalongan Jawa Tengah.*

Baca pula : Seluas 496 Hektare Sawah Di Tasikmalaya Alami Kekeringan


Berita Terkait