Pencak Silat Kembali Petik Emas

Kamis, 30 Agustus 2018 16:14 Dedi Sofwan Daerah

Pencak Silat Kembali Petik Emas


Koropak.co.id - Indonesia kembali menambah koleksi medali emas Asian Games 2018 dari regu putri cabang olahraga (cabor) pencak silat, Rabu (29/8/2018) kemarin.

Dalam pertandingan di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, regu putri Indonesia yang diperkuat atlet asal Garut yang juga merupakan mahasiswa Universitas Garut (UNIGA), Yuristya Pramudita, Gina Tri Lestari, dan Lutfi Nurhasanah tampil menjadi yang terbaik. Mereka berhasil meraih 466 poin, dan berhak mendapatkan emas.

Perak menjadi milik Vietnam yang mendapatkan nilai 464. Sedangkan medali perunggu menjadi milik Thailand dengan 448 poin. Tambahan emas dari atlet binaan Paguron Putra Siliwangi Garut ini mencatatkan diri sebagai penyumbang medali emas ke-27 bagi Indonesia dari total 31 emas yg diperoleh Indonesia saat ini.

Kepada Koropak, ketiga atlet tersebut mengungkapkan rasa bangga atas medali emas yang diraihnya. "Ini perjuangan yang cukup berat, apalagi saat di Sea Games 2017 kami hanya bisa memperoleh medali perunggu dengan lawan yang sama. Tentu ini anugrah yang luar biasa, di mana kami bisa mempersembahkan medali emas bagi Indonesia" ucapnya.

 

Koropak.co.id - Pencak Silat Kembali Petik Emas (2)

Baca : Tiga Atlet Pencak Silat Asal Garut Raih Emas

Pertandingan pencak silat regu putri Indonesia disaksikan ribuan penonton, bahkan termasuk 500 di antaranya suporter yang sengaja datang dari Garut untuk memberikan dukungan langsung. Tampak hadir Anggota DPR-RI dari Partai Demokrat Hj Siti Mufattahah, Wakil Bupati dr. Helmi Budiman, Ketua KONI sekaligus Rektor Uniga Dr. Ir. Abdussy Syakur Amin, beberapa Anggota DPRD Garut serta para Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Garut.

Usai pertandingan Wakil Bupati dan Ketua KONI langsung memberikan bonus Rp 50 juta kepada Trio Srikandi Garut yang sukses menyabet medali emas. Bonus Rp 50 juta, berasal dari KONI sebesar Rp 30 juta, Uniga Rp 15 juta, serta dari IPI Garut Rp 5 juta.

Ketua KONI Garut, Dr. Ir. Abdussy Syakur Amin mengatakan capaian tersebut merupakan sejarah baru bagi masyarakat Garut, di mana atlet yang dibina dan dibesarkan di Padepokan Putra Siliwangi Garut mampu menyumbangkan medali di event dunia terbesar setelah olimpiade.

"Kita harus memberikan apresiasi kepada mereka, yang telah berjuang keras untuk Indonesia. Kami berharap masyarakat Garut bisa menyambut kepulangan mereka nanti dengan diarak sebagai rasa syukur karena mereka telah menjadi pahlawan Garut. Hal ini akan menumbuhkan motivasi bagi masyarakat Garut untuk berlomba-lomba mengukir karya dan prestasi," ujar Syakur.*

 

Baca pula : Pencak Silat Indonesia Sumbang Medali Emas

 


Berita Terkait