Bandara Kertajati Siap Layani Haji 2018

Sabtu, 06 Januari 2018 07:13 Koropak Provinsi

Bandara Kertajati Siap Layani Haji 2018

Perlu Perpanjangan Runway

Koropak.co.id, Majalengka - Dalam kunjungannya ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka, Jumat (5/1/2018), Direktur Bandar Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, Bintang Hidayat menyatakan BIJB sangat memungkinkan untuk melayani penerbangan jamaah calon haji pada Juni 2018 mendatang. Secara keseluruhan pembangunan bandara, baik dari sisi darat dan udara, sudah memasuki tahap akhir.

Dalam kunjungan tersebut, Bintang yang didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eddy Nasution, Kepala Biro Perekonomian Investasi dan BUMD Pemprov Jabar Muhammad Arifin Soedjayana, Kepala Dinas Perhubungan Dedi Taufik, serta Direktur Utama PT BIJB Vida Dimas Ekaputra, menilai bahwa untuk penyelenggaraan haji tahun 2018 ini, BIJB sudah siap melayani pemberangkatan haji.

Bandara Kertajati Siap Layani Haji 2018Hanya saja, kata Bintang, bandara seluas 1.800 Ha ini perlu dilakukan perpanjangan runway sampai 3.000 meter dengan lebar 60 meter. Saat ini runway yang masuk dalam pembangunan sisi udara menjadi tanggung jawab Kementerian Perhubungan (Kemenhub) baru terealisasi 2.500 meter. Adapun komponen lainnya untuk membantu penerbang dalam melakukan prosedur pendaratan pesawat di bandara sudah dapat dipenuhi.

"Saya inspeksi ke runway yang sudah selesai sepenuhnya seperti lampu dan segala macamnya dengan panjang 2.500 x 60 meter. Lalu ada taxi way dan apron yang juga sudah selesai," tuturnya.

Dikatakan Bintang, jika Bandara Kertajati memang ingin bisa melayani haji pada tahun 2018, masih ada waktu untuk memperpanjang runway sampai 3.000 meter. Perpanjangan itu dirasa tidak begitu sulit karena lahan 500 meter yang dibutuhkan sudah dibebaskan.

"Untuk pengoperasian haji, BIJB tentu harus memperpanjang runway sepanjang 500 meter. Dalam tahun 2018 ini bisa dilakukan penerbangan haji, hanya perlu empat bulan untuk bisa melakukan perpanjangan runway. Hanya saja, tinggal siapa yang akan melakukan perpanjangan runway, apakah Kemenhub, Angkasa Pura, atau dari APBN. Tapi intinya untuk mengejar waktu haji ini bisa. Lahan juga sudah siap," tuturnya.

Bandara Kertajati Siap Layani Haji 2018Pembangunan sisi darat, lanjut Bintang, sudah tidak diragukan lagi. Bintang yang melihat area terminal penumpang meyakini bahwa pengerjaannya bisa selesai di awal tahun 2018. Pembangunan untuk sisi darat, di mana PT BIJB menjadi pelaksana pembangunan ini, dibagi ke dalam tiga paket pengerjaan. Paket satu yang digarap PT Adhi Karya (persero) Tbk. meliputi pekerjaan infrastruktur berupa ramp simpang susun, jalan, drainase, dan lansekap sudah rampung 100 persen.

Selanjutnya paket dua yang meliputi pembangunan utama yakni terminal penumpang sudah mencapai 80 persen. Paket dengan penyedia jasa dari KSO PT Wijaya Karya dan PT Pembangunan Perumahan (PP) Properti tersebut menggarap terminal, interior, pekerjaan facade dan atap boarding lounge. Saat ini pengembang masih fokus merampungkan atap yang menyerupai ekor merak. Atap inilah yang nantinya akan menjadi ikon bandara.

Adapun untuk paket tiga meliputi pembangunan gedung operasional yang dikerjakan PT Waskita Karya sudah mendekati sempurna yakni 92 persen. PT Waskita diberi tanggung jawab untuk mengerjakan sarana penunjang operasional bandara berupa incenerator, meteorologi, ground water tank, jalan kawasan, sub station dan perangkat keamanan kebakaran bandara.

"Jadi saya liat ke arah terminal semuanya sudah on progress. Secara teknis sudah tidak meragukan lagi. Diharapkan pada 1 Mei 2018 nanti, BIJB sudah bisa dioperasikan," ujarnya.*


Berita Terkait