Ratusan Guru Madrasah Audiensi ke DPRD Kabupaten Ciamis

Kamis, 04 Oktober 2018 18:12 Clara Aditia Parlemen

Ratusan Guru Madrasah Audiensi ke DPRD Kabupaten Ciamis


Koropak.co.id - Lebih dari 150 guru madrasah non PNS di bawah Kementerian Agama yang tergabung dalam Perkumpulan Pendidik dan Kependidikan Madrasah Indonesia (PPKMI) Ciamis mendatangi DPRD Kabupaten Ciamis, pada Kamis (4/10/2018) guna melangsungkan audiensi, mengadukan nasib, memperjuangkan kesejahteraan guru RA, MI, MTs, dan MA non PNS.

Dalam audiensi tersebut, Ketua PPKMI Pusat Taofik Mansur menjelaskan kedatangannya bersama ratusan guru madrasah untuk memperjuangkan tunjangan daerah, sebab dari sejumlah guru madrasah, ada yang PNS, Non PNS sertifikasi plus invassing, sertifikasi reguler, serta non PNS yang sama sekali tidak mendapat tunjangan.

"Kedatangan kita, untuk memperjuangkan nasib para guru yang belum mendapat tunjangan dari pemerintah. Tercatat di Ciamis, ada 2.730 guru madrasah dari tingkatan RA, MI, MTs, hingga MA," ucapnya.

 

Ratusan Guru Madrasah Geruduk DPRD Kabupaten Ciamis

 

Baca : DPRD Kabupaten Ciamis Sikapi Gejolak Honorer

Taopik menyampaikan bahwa kondisi saat ini, penghasilan guru non PNS di bawah Kemenag sangat jauh dari kata sejahtera. Untuk guru RA saja, pendapatannya hanya Rp 100 ribu sampai Rp 200 ribu per bulan, untuk guru MI sekitar Rp 250 ribu sampai Rp 400 ribu, guru MTs Rp 500 ribu, sedangkan guru MA Rp 600 ribu.

"Jadi boro-boro berbicara kesejahteraan, untuk operasional saja dari penghasilan per bulan masih jauh dari kata cukup. Padahal, merujuk pada UU Guru dan Dosen No. 14 tahun 2005 bab 4 Alinea ke-2 pasal 17, 18, dan 19 ada kewajiban hak guru, adapula kebijakan Pemerintah Daerah setempat untuk mampu memberikan kesejahteraan guru. Itu yang kita perjuangkan," tuturnya.

Dalam audiensi tersebut, kata Taopik, DPRD Kabupaten Ciamis merespons baik, dan akan memperjuangkan aspirasi audiens untuk disampaikan kepada Bupati Ciamis.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Kemenag, dan kepada DPRD yang akan menindaklanjuti semua aspirasi dari audiensi tersebut. Bahkan, dari Bupati Ciamis sudah ada kesiapan audiensi, sementara untuk waktu masih diagendakan. Yah pada intinya kalau memang guru non PNS tidak diperhatikan kesejahteraannya, bagaimana bisa meningkatkan profesionalismenya," tutur Taopik.

 

Ratusan Guru Madrasah Geruduk DPRD Kabupaten Ciamis

 

Baca : Ratusan Guru Madrasah Sampaikan Kecemburuan Tunjangan

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Ciamis Nanang Permana menyambut baik audiensi tersebut. Menurutnya, kesejahteraan guru non PNS di bawah Kementerian Agama juga perlu diperjuangkan. Oleh sebab itu, aspirasi yang diserap dalam audiensi tersebut akan ditindaklanjuti DPRD dengan membuat tembusan kepada Bupati Ciamis.

"Kami siap membantu memperjuangkan. Meski ini tahun politik, tapi ini tidak ada kaitannya dengan politik, kami murni, tulus, dan ikhlas ingin membantu menyuarakan aspirasi para guru untuk memperjuangkan nasibnya agar bisa mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah," katanya.

Dijelasksan Nanang, audiensi tersebut menjadi pembukaan awal, menghadapi masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis baru. Jadi, menjelang pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis di tahun 2019, saat ini aspirasi-aspirasi yang akan diusulkan untuk menjadi kebijakan pemerintah di periode berikutnya, harus sudah diserap dan segera diusulkan.*

 

Baca pula : DPR RI Apresiasi Demo Guru