Bupati Bandung Barat Tolak Kompensasi KCIC Rp 16,6 Miliar

Sabtu, 27 Oktober 2018 19:13 Eris Kuswara Daerah

Bupati Bandung Barat Tolak Kompensasi KCIC Rp 16,6 Miliar

 

Koropak.co.id - Bupati Bandung Barat, Aa Umbara secara tegas menolak mentah-mentah kompensasi yang diberikan oleh PT Kereta Api Cepat Indonesia-Cina (KCIC) senilai Rp 16,5 miliar. Bahkan Aa juga mengakui memang kereta api cepat tersebut menjadi proyek strategis nasional.

Aa mengaku tidak pernah diajak untuk berkomunikasi oleh pemerintah sejak dirinya menjadi Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat, hingga kini menjadi Bupati Kabupaten Bandung Barat.

"Dahulu memang ada ground breaking KCIC, akan tetapi DPRD Kabupaten Bandung barat tidak pernah dilibatkan. Nah, kemarin mereka datang menghadap ke saya yang hanya sebatas konsultan saja. Lantas, konsultan bisa memutuskan apa?," kata Aa Umbara kepada Koropak, Sabtu (27/10/2018).

 

Koropak.co.id - Bupati Bandung Barat Tolak Kompensasi KCIC Rp 16,6 Miliar 2

 

Dalam kesempatan itu, Aa juga menegaskan dirinya tidak bermaksud membangkang dengan apa yang telah menjadi proyek nasional. Namun dia menginginkan adanya itikad baik dari pemerintah pusat dan pihak KCIC untuk berkomunikasi.

"Banyak sekali dampak yang justru disebabkan adanya KCIC ini seperti banyaknya tenaga asing masuk dan menyingkirkan pekerja lokal, ditambah lagi dengan masyarakat yang rumahnya tergusur hingga tidak memiliki rumah. Jadi, tidak ada untungnya untuk Kabupaten Bandung Barat dari KCIC ini dan kami sangat tidak perlu kereta api cepat," ujarnya.*

 

Baca pula : Bupati Bandung Barat Soroti Peningkatan Kualitas Keluarga

 


Berita Terkait