DPRD Jabar Dorong Panti Sosial Rehabilitasi Anak

Senin, 29 Oktober 2018 13:03 Eris Kuswara Parlemen

DPRD Jabar Dorong Panti Sosial Rehabilitasi Anak


Koropak.co.id - Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan monitoring kerja ke Panti Sosial Rehabilitasi Anak yang membutuhkan perlindungan khusus di Pagaden, Kabupaten Subang, beberapa waktu lalu.

Kunjungan tersebut terkait dengan evaluasi anggaran kegiatan triwulan I dan triwulan II tahun anggaran 2018. Kunjungan sekaligus monitoring lapangan sarana prasarana SDM serta mengetahui perkembangan anak-anak panti sosial rehabilitasi anak membutuhkan perlindungan khusus.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Sahromi mengatakan, untuk bisa merealisasikan hal tersebut harus ada koordinasi dengan pihak terkait demi mensejahterakan anak-anak di panti sosial rehabilitasi anak membutuhkan perlindungan khusus.

“Sudah seharusnya untuk kebutuhan khusus ini kita harus pastikan agar dapat sepresentatif mungkin. Oleh karena itu, saya berharap anak-anak di panti ini bisa menjadi generasi penerus bangsa serta menjadi pemimpin bangsa indonesia," kata Sahromi.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata Sahromi, Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan pengawalan dan pengawasan demi terciptanya masa depan yang cerah, bagi anak anak panti sosial rehabilitasi anak membutuhkan perlindungan khusus.

 

Koropak.co.id - DPRD Jabar Dorong Panti Sosial Rehabilitasi Anak 2

 

Baca : BP Perda DPRD Jabar Gelar Hearing Dialog

 

Kepala Panti Sosial Rehabilitasi Anak Membutuhkan Perlindungan Khusus, Muhamad Nizar mengapresiasi Komisi V DPRD Jabar yang terus memberikan support kepada panti sosial rehabilitasi anak membutuhkan perlindungan khusus. Terlebih lagi, sarana dan prasarana yang memadai juga harus bisa terpenuhi secara bertahap.

“Support dari dewan ini sangat penting untuk meningkatkan pelayanan. Selain itu, ada beberapa poin penting yang menjadi catatan khusus yang akan terus dikawal Oleh Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, salah satunya adalah kemudahan akses pendidikan bagi anak anak panti," ujar Nizar.

Ditambahkan Nizar, poin penting lainnya adalah kemudahan hak-hak sipil anak-anak panti karena mengingat juga masih banyaknya anak panti yang belum mempunyai akta kelahiran, serta fasilitas kesehatan untuk seluruh anak anak panti sosial rehabilitasi anak membutuhkan perlindungan khusus.

“Fasilitas kesehatan menjadi salah satu yang ingin kita miliki agar dapat terkontrol dengan baik,” ucapnya.*

 

Baca pula : DPRD Jabar Rancang Perda Pemukiman dan Perumahan