Kemampuan Personal Lemah Atau Passing Grade Ketinggian?

Jum'at, 02 November 2018 22:45 D. Farhan Kamil Daerah

Kemampuan Personal Lemah Atau Passing Grade Ketinggian?

 

Koropak.co.id - Semenjak pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS, dengan metode Computer Assisted Test (CAT) yang dimulai pada tanggal 27/10/2018 sampai dengan tanggal 02/11/21018, tercatat sebanyak 190 peserta dari 8.148 peserta yang mengikuti SKD CPNS, dinyatakan lolos setelah melewati ambang batas (passing garade) yang ditetapkan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Artinya, sebanyak 7.986 peserta SKD CPNS untuk memperebutkan 536 quota CPNS Kabupaten Tasikmalaya, gagal di tahap awal. "Itu data yang kami catat hingga tanggal 31/10/2018. Adapun hasil SKD CPNS pada tanggal 1 dan 2 November ini, belum kami rilis. Tetapi sudah dapat diperkirakan jumlah keseluruhan yang lolos SKD itu, kurang dari jumlah quota CPNS untuk Kabupaten Tasikmalaya," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tasikmalaya, H. Moh Zein, sesuai rapar kerja dengan Komisi 1 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (2/11/2018).

Menurutnya, alasan mendasar kenapa banyak peserta yang gagal di tahapan tes dasar, bukan karena passing grade yang tinggi, tetapi lebih kepada kesiapan mental para peserta dengan SKD sistem CAT. Dan menurut informasi yang digali dari peserta SKD yang lolos, ternyata rata rata mereka mengikuti bimbingan belajar (bimbel) sebelum pelaksanaan tes," ujarnya.

Disebutkan, meskipun BKN dan Kemenpan RB tahu betul kondisi yang terjadi di daerah, pihaknya tetap akan menyampaikan persoalan tersebut ke Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). "Apakah nantinya ada kebijakan baru berupa penurunan passing grade atau bentuk lain. Yang jelas quota CPNS untuk Kabupaten Tasikmalaya, seluruhnya harus terpenuhi.

 

 

Koropak.co.id - Kemampuan Personal Lemah Atau Passing Grade Ketinggian (2)

 

Baca : Keran CPNS Kabupaten Tasikmalaya Dibuka Agustus

Sementara itu, menanggapi kasus tingginya jumlah peserta yang tidak lolos seleksi dasar kompetensi untuk CPNS, anggota Komisi 1 DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Dr.H.Basuki Rahmat, M.Si mengaku sebagai kejadian yang fenomenal yang memunculkan pertanyaan besar yang mengarah kepada kualitas pendidikan selama para peserta tes CPNS ini mengenyam pendidikan di masing masing lembaga perguruan tinggi.

"Ini menjadi tamparan keras bagi lembaga pendidikan khususnya yang berada di Tasikmalaya. Fakta ini harus menjadi kajian bersama bahwa ternyata banyak dari usia angkatan kerja yang hari ini ikut tes kemampuan dasar, gagal sebelum masuk ke tahapan berikutnya dan terjun ke dunia kerja dengan kompleksitas problematikanya. Artinya, lembaga pendidikan belun sukses mencetak sumber daya yang siap pakai," tutur Basuki.

Ditambahkan, angka ambang batas yang ditetapkan pemerintah pusat, tentunya merupakan hasil pertimbangan para pakar secara komprehensif dengan sasaran agar setiap PNS atau aparatur sipil negara (ASN), nantinya memiliki kapasitas serta dedikasi tinggi serta berkeselarssan dengan cita cita reformasi birokrasi yang profesional dan berintegritas.

Ia mendorong pihak BKD segera melangkah dan melakukan terobosan agar quota CPNS untuk Kabupaten Tasikmalaya terpenuhi dan terselamatkan.*


Baca pula : Seleksi CPNS di Kota Tasikmalaya Molor