Kendaraan Dinas Operasional Setwan Ditarik

Sabtu, 03 November 2018 08:05 D. Farhan Kamil Parlemen

Kendaraan Dinas Operasional Setwan Ditarik

 

Koropak.co.id - Baru sekitar tujuh bulan lalu Sekretariat DPRD (Setwan) Kabupaten Tasikmalaya mendapat kendaraan operasional, tidak akan lama lagi, empat unit mobil Toyota Hiace yang selama ini mewarnai tempat parkir gedung DPRD, akan dikembalikan pihak Setwan ke Setda Kabupaten Tasikmalaya.

Rencana pengembalian kendaraan operasional itu, Seiring dengan perintah Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, H. Abdul Kodir selaku Ketua Pengelola Aset.

Rencana pengembalian kendaraan tersebut mendapat reaksi keras dari pihak Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya yang langsung memanggil Ketua dan jajaran Setwan untuk membeberkan alasan substantif terkait pengembalian kendaraan operasional yang selama ini digunakan dalam kegiatan kegiatan DPRD, Jumat (2/11/2018).

"Dari keterangan pihak Setwan, alasan penarikan empat unit kendaraan Hiace oleh Sekda itu sangat tidak etis. Pasalnya, sebelum pengadaan keempat unit mobil tersebut, eksekutif dan legislatif berdiskusi dan sudah tuntas. Artinya tidak ada keterkaitan sama sekali dengan tunjangan transportasi yang selama ini diterima masing masing anggota dewan secara personal di luar empat anggota pimpinan dewan," papar Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Dr.H. Basuki Rahmat, M.Si, didampingi Usman Kusmana, S.Ag,M.Si, Uus Syamsul Bahri, SE, Endang Jakaria, S.Sos, Asep Supratman, S.Ag dan Wawat Yuniawati.

 

Koropak.co.id - Kendaraan Dinas Operasional Setwan Ditarik 2

 

Ditegaskan, keberadaan kendaraan operasional tersebut tidak melanggar norma, karena kendaraan itu jelas bukan kendaraan operasional anggota dewan secara personal yang sudah mendapat tunjangan transportasi. Dan itupun bukan kendaraan operasional pimpinan dewan yang masing masing selama ini sudah mendapat fasilitas kendaraan operasional.

"Maka sebelum kendaraan itu diserahkan ke pihak Setda, kami bersepakat untuk membahasnya nanti di rapat Badan Anggaran (Banggar)," ucap Basuki.

Ditambahkan, keberadaan keempat mobil tersebut selama ini sangat menunjang kelancaran tuga tugas kedewanan baik digunakan oleh Setwan itu sendiri maupun oleh alat kelengkapan dewan seperti komisi. Dan dampaknya adalah tejadinya efisiensi dari sisi cost/biaya maupun waktu.

Sementara itu Kepala Sekretariat DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Drs.H.Iing Farid Khozin membenarkan bahwa keempat unit mobil operasional Setwan itu akan segera dikembalikan sesuai perintah Sekda dan petunjuk pimpinan DPRD Kabupaten Tasikmaalaya.

Diakuinya, perintah pengembalian mobil operasional itu baru bersipat lisan. Tetapi, meskipun demikian, pihaknya akan segera mengembalikannya setelah proses administrasi di internal Setwan tuntas.

"Itukan perintah pimpinan yang akan segera kami penuhi," tegas Iing singkat.*