Dompet Dhuafa Bantu Korban Banjir Bandang

Kamis, 08 November 2018 15:05 Dede Hadiyana Daerah

Dompet Dhuafa Bantu Korban Banjir Bandang

 

Koropak.co.id - Musibah banjir bandang yang melanda wilayah selatan Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tanah longsor di beberapa daerah, khususnya di Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya.

Relawan dari Dompet Dhuafa yang sudah berada di lokasi bencana di wilayah Kecamatan Karangnunggal dan Cipatujah sejak Selasa (6/11/2018) terus menyumbangkan segenap tenaganya untuk membantu warga. Di hari kedua pasca bencana, Rabu (7/11/2018) relawan bergeser ke lokasi longsor di Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya.

Salah seorang relawan dari Dompet Dhuafa, Faisal Amin mengatakan hujan deras yang terus mengguyur wilayah ini berakibat tergenangnya area warga dan longsor yang menimpa pemukiman warga.

"Di Kecamatan Cipatujah terdapat 3 desa yang terkena dampak dari musibah ini, meliputi Desa Bantar Kalong, Desa Cipatujah, dan Desa Ciandum yang menyebabkan kerusakan cukup besar," ujarnya.

 

Koropak.co.id - Relawan Dompet Dhuafa Bantu Korban Banjir Bandang Cipatujah (2)

 

Baca : BPBD Provinsi Jabar Antisipasi Bencana Susulan

Adapun data kerusakan rumah di Kecamatan Cipatujah yakni Kampung Kaum Desa Bantar Kalong terdapat 3 rumah rusak parah, dan 17 rumah terendam, kemudian Kampung Cisalam Desa Ciandum Dusun Cigintung Kecamatan Cipatujah puluhan rumah terendam.

"Termasuk pula Kampung Jajaway, Kampung Pasanggrahan, Kampung Singkur Desa Cipatujah Kecamatan Cipatujah yang didata sebanyak 15 rumah rusak dan 35 rumah terendam," katanya.

Upaya yang dilakukan Tim Respon Dompet Dhuafa adalah pendataan detail lokasi-lokasi yang terkena dampak bencana, dan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tasikmalaya, serta ikut berpartisipasi mengevakuasi korban.

 

Baca : Fajar Fian Korban Banjir Ditemukan


Untuk di Kecamatan Culamega sendiri, beberapa rumah mengalami kerusakan cukup parah tertimbun longsoran tanah serta akses jalan yang terputus.

"Terpantau sudah ada 4 rumah yang mengalami rusak berat tertimpa material longsoran. Untuk evakuasi juga sementara dihentikan mengingat wilayah tersebut terus diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi dikhawatirkan terjadinya bencana susulan," katanya.

Jika hujan terus menerus turun dengan intensitas tinggi di wilayah tersebut maka dikhawatirkan juga area warga akan tergenang kembali dan longsor susulan.

"Tim Respon Dompet Dhuafa merekomendasikan kepada pihak terakit untuk membuka posko hangat dan dapur umum. Mengingat banyaknya kebutuhan warga yang mendesak sementara ini tenda darurat, sembako, selimut, termasuk posko hangat," ucapnya.*

 

Baca : Banjir Terparah Menerjang Karangnunggal



Berita Terkait