Kerjasama Sabut Kelapa, Inovasi Desa Karangkamulyan

Sabtu, 10 November 2018 18:17 Dede Hadiyana Desa

Kerjasama Sabut Kelapa, Inovasi Desa Karangkamulyan

 

Koropak.co.id - Kunjungan rombongan Pemerintah Desa Karangkamulyan ke PT Rekadaya Multi Adiprima (RMA) di Jalan Ciangsana Raya Nomor 55 Bogor, Jumat (9/11/2018), merupakan tindak lanjut atas jalinan kerjasama yang baik antara PT RMA dengan Desa Karangkamulyan yang bertujuan untuk memajukan kesejahateraan masyarakat Desa Karangkamulyan.

Kepada Koropak, Kepala Desa Karangkamulyan Muhamad Abdul Haris menuturkan, kerjasama yang tercipta antara Desa Karangkamulyan dengan PT RMA merupakan sebuah anugerah bagi masyarakat Ciamis, khususnya warga Desa Karangkamulyan seiring dengan adanya investor atau perusahaan yang mau membuka pabrik di Desa Karangkamulyan.

"Ini menjadi peluang besar yang diberikan oleh perusahaan untuk bersama-sama saling memajukan satu sama lainnya," ujarnya.

Ditambahkan Haris, seperti visi perusahaan yakni "Dari Kami Untuk Indonesia", maka dengan adanya kerjasama tersebut akan memberikan banyak dampak positif yang terjadi. Perusahaan akan diuntungkan atas semakin dekatnya pabrik dengan bahan baku. Masyarakat pun diuntungkan dengan keterbukaan lapangan kerja, serta potensi perekonomian di daerah.

"Dengan adanya pabrik di desa, maka warga desa tidak perlu lagi pergi ke kota untuk mencari kerja. Ini juga akan melahirkan berbagai Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta peluang kerja yang banyak di desa," katanya.

 

Koropak.co.id - Kerjasama Sabut Kelapa, Inovasi Desa Karangkamulyan (2)

 

Baca : Pemkab Ciamis Dukung Pengembangan Sabut Kelapa Karangkamulyan

Limbah sabut kelapa ini, kata Haris, sekarang banyak diproses menjadi berbagai produk yang bermanfaat, salah satu contohnya peredam suara gedung. Ke depan, jika program ini terus berjalan baik, akan ada pertumbuhan yang berkesinambungan di Desa Karangkamulyan.

"Bahkan, PT RMA berencana akan mendirikan industri di sini. Ke depan, tidak hanya di desa ini saja, akan tetapi dibangun pula di daerah lain, demi memenuhi kebutuhan sabut kelapa yang mencapai 300 ton per bulan," kata Haris.

Ditambahkan Haris, adanya kerjasama tersebut, sabut kelapa yang sebelumnya tidak termanfaatkan, sekarang dapat lebih berguna dan bernilai jual.

"Semoga dalam waktu dekat kerjasama ini dapat segera terealisasikan yang tentunya menguntungkan untuk kedua belah pihak, baik masyarakat Desa Karangkamulyan, maupun pihak perusahaan," katanya.

 

Baca : Kerjasama Pengembangan Sabut Kelapa Sangat Potensial

Berbicara tentang Sumber Daya Manuasia, kata Haris, langkah awal Desa Karangkamulyan menyambut kerjasama strategis ini adalah menyiapkan SDM andal yang akan diberikan pelatihan dengan melibatkan perguruan tinggi.

Hal ini agar masyarakat siap saat para investor masuk ke desa, yang pada akhirnya akan mengembangkan potensi desa, meningkatkan pendapatan hasil desa, serta pendapatan masyarakat.

"Tidak hanya masyarakatnya saja yang harus siap, pemerintahan desa pun juga harus siap menghadapi regulasi untuk kemajuan pengembangan desa yang menjadi tantangan desa dalam hal perundang-udangan tentang regulasi," ucapnya.*

 

Baca : Indonesia Gudang Kelapa Dunia

 

 

 


Berita Terkait