Indonesia Gudang Kelapa Dunia

Sabtu, 10 November 2018 18:44 Clara Aditia Desa

Indonesia Gudang Kelapa Dunia


Koropak.co.id - Indonesia merupakan negara gudangnya kelapa dunia. Dalam satu tahun, Indonesia mampu memproduksi kelapa sebanyak 15 milyar butir. Namun, hal itu tidak berbanding lurus dengan terpenuhinya kebutuhan kelapa untuk industri.

Oleh sebab itu, kerjasama PT Rekadaya Multi Adiprima (RMA) dengan Desa Karangkamulyan Kabupaten Ciamis dalam pengembangan olahan sabut kelapa diharapkan dapat mendorong produktivitas kelapa di Kabupaten Ciamis, sehingga Kabupaten Ciamis bisa menjadi penyokong pemenuhan tingkat kebutuhan kelapa.

Demikian disampaikan Secretary General Perkumpulan Industri Kecil Menengah Komponen Otomotif (PIKKO) Indonesia, Rony Hermawan kepada Koropak di sela kegiatan kunjungan pabrik dari Pemerintah Desa Karangkamulyan ke PT RMA di Jalan Ciangsana Raya Nomor 55 Bogor, Jumat (9/11/2018).

Tampak hadir Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Umum Kabupaten Ciamis Adang Sudrajat, Kepala Desa Karangkamulyan Muhamad Abdul Haris, Camat Cijeungjing Deni Tisnawan, jajaran perangkat Desa Karangkamulyan, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karangkamulyan, serta warga pengrajin sabut kelapa.

"Kerjasama PT RMA dengan masyarakat Desa Karangkamulyan sangat positif. Menjadi dobrakan sebab selama ini hampir terputus antara hubungan industri terhadap masyarakat. Padahal potensi di daerah sangat besar. Tinggal bagaimana mengemas kerjasama yang baik agar bisa bersatu padu dengan manufaktur," katanya.

 

Koropak.co.id - Indonesia Gudang Kelapa Dunia (3)

 

Baca : Kerjasama Pengembangan Sabut Kelapa Sangat Potensial

Dijelaskan Rony, untuk menciptakan keberhasilan dalam kerjasama pemanfaatan potensi daerah, dalam hal ini kelapa, perlu dikolaborasikan antara pola agraris yang selama ini masyarakat laksanakan, dengan pola manufaktur atau machinery.

"Seperti yang kita jalani saat ini. Dalam pola pertanian, industri mengetahui dan merencanakan kapan menanam, kapan produksi, dan kapan memproses hasilnya. Inilah yang kita harapkan. Ada sinergitas antara manufaktur dengan masyarakat di daerah," ujar Rony.

Demikian halnya dengan kelapa, kata Rony, ke depan, proses produksi pengolahan kelapa mulai harus manufaktur. Mengupas kelapa jadi lebih cepat dengan mesin, termasuk pengolahannya. Apalagi hampir seluruh bagian kelapa sangat bermanfaat, termasuk sabut kelapa yang digunakan PT RMA sebagai bahan baku produk-produk berkualitas.

"Tempurungnya sebagai arang, briket, dan bahan karbon aktif. Daging kelapanya untuk minyak goreng dan kelapa parut yang dikeringkan, bahkan airnya pun sebagai minuman isotonic. Kelapa ini sangat kaya manfaatnya," tuturnya.

 

Koropak.co.id - Indonesia Gudang Kelapa Dunia (2)

 

Baca : Kerjasama Sabut Kelapa Inovasi Desa Karangkamulyan

Hanya saja, kelemahannya jika dulu mencari bahan baku kelapa sangat mudah, akan tetapi akhir-akhir ini pabrik kesulitan mendapatkan bahan baku.

"Harapannya, Ciamis bisa jadi percontohan bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi kelapa. Sehingga lahir Ciamis-Ciamis lain yang mengembangkan kelapa dan keterbutuhan kelapa di pangsa nasional dapat terpenuhi," katanya.

Rony juga berharap, pemerintah pusat dapat membuat regulasi untuk membatasi ekspor kelapa butir, sebagai upaya memperkuat industri di dalam negeri yang menjadikan kelapa sebagai bahan baku produksinya.

"Ke depan, jika industri dalam negeri mampu memproduksi, yang diekspor bukan lagi kelapa butir, tapi barang olahan yang siap digunakan, yang tentunya memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi," kata Rony.*

 

Baca : Lolos Uji Standar, Sabut Kelapa Miliki Kualitas Tinggi

 


Berita Terkait