Sabut Kelapa Siasati Bahan Baku Impor

Sabtu, 10 November 2018 19:19 Clara Aditia Desa

Sabut Kelapa Siasati Bahan Baku Impor


Koropak.co.id - Kerjasama strategis antara PT Rekadaya Multi Adiprima (RMA) dengan masyarakat Desa Karangkamulyan dalam segi penyediaan bahan baku sabut kelapa dan pengolahannya, dinilai Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) merupakan langkah yang sangat positif.

Dijumpai Koropak selepas menerima kunjungan dari rombongan Pemerintah Desa Karangkamulyan ke PT RMA di Jalan Ciangsana Raya Nomor 55 Bogor, Jumat (9/11/2018), Kepala Seksi Industri Bahan Baku Kemenristekdikti, Dr Radiwan, SE, M.AB menuturkan pemerintah pusat akan mendukung dari sisi regulasi agar kerjasama tersebut dapat berjalan lancar dan melahirkan impact yang positif, baik dalam keterpenuhinya bahan baku produksi, maupun tumbuhnya ekonomi masyarakat di daerah.

"Kolaborasi antara PT RMA dengan masyarakat Desa Karangkamulyan merupakan kolaborasi yang sangat strategis. Dalam hal ini, industri berperan sebagai lini produksi, dan masyarakat sebagai penyuplai bahan baku atau produk hulu," kata Radiwan.

Lantas, kata Radiwan, kenapa strategis? Industri memerlukan bahan baku yang kontinyu untuk dapat memproduksi. Sedangkan suplai bahan baku, bergantung pada sumber daya yang ada di daerah.

 

Koropak.co.id - Sabut Kelapa Siasati Bahan Baku Import (2)

 

Baca : Indonesia Gudang Kelapa Dunia

Di sinilah tercipta ekosistem produksi dan pemasaran yang sinergis antara masyarakat sebagai penyuplai bahan baku, industri sebagai lini produksi, dan kembali ke masyarakat sebagai customer.

"Kolaborasi yang lancar, akan membuahkan hasil produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yang akan bermuara pada meningkatnya taraf hidup masyarakat. Apapun bentuk kolaborasinya, antara masyarakat, industri dan pemerintah dituntut untuk memiliki peran yang seimbang, sehingga akan tercapai maksud dan tujuan dari kolaborasi tersebut," ucapnya.

Radiwan juga menilai langkah PT RMA menggandeng Desa Karangkamulyan sebagai suplier bahan baku sabut kelapa merupakan langkah strategis. Sabut kelapa yang akan diolah, merupakan inovasi dari PT RMA dalam menyiasati kebutuhan bahan baku yang sebelumnya mengandalkan bahan baku impor dengan nilai yang sangat mahal dan melalui sistem yang rumit.

 

Koropak.co.id - Sabut Kelapa Siasati Bahan Baku Import (3)

 

Baca : Lolos Uji standar Sabut Kelapa Miliki Kualitas Tinggi

"PT Rekadaya menyiasatinya dengan memberdayakan masyarakat lokal, dengan produk lokal, yang kandungan dalam negerinya sangat tinggi. Ini jelas langkah yang inovatif, dengan mengurangi harga impor, sehingga akan tercipta produk dengan harga yang lebih kompetitif," kata Radiwan.

Radiwan menambahkan, ke depan pemerintah pusat akan senantiasa mengikuti perkembangan atas dampak yang terjadi dari kolaborasi ini, baik dalam peningkatan taraf masyarakat, juga ketersediaan lapangan kerja di daerah seiring hadirnya industri di tengah masyarakat.

Sementara itu, dalam kunjungan pabrik tersebut, tampak hadir Asisten Daerah I Bidang Pemerintahan Umum Kabupaten Ciamis Adang Sudrajat, Kepala Desa Karangkamulyan Muhamad Abdul Haris, Camat Cijeungjing Deni Tisnawan, jajaran perangkat Desa Karangkamulyan, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Karangkamulyan, serta warga pengrajin sabut kelapa.*

 

Baca : Ciamis Akan Jadi Contoh Kebersamaan Industri dengan Masyarakat