Usut Tuntas Kasus Proyek Cisinga

Rabu, 14 November 2018 18:55 D. Farhan Kamil Daerah

Usut Tuntas Kasus Proyek Cisinga

 

Koropak.co.id - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Dzulfikri menilai, penggeledahan Dinas PUPR yang dilakukan oleh tim penyidik Kejati Jawa Barat belum lama ini, merupakan tamparan keras bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya atas wajah birokrasi yang selama ini dianggap clear/bersih dari praktek-praktek yang mencederai hati rakyat. Faktanya, tim Kejati terjun langsung untuk menelusuri dugaan korupsi yang terjadi di dinas tersebut.

"Saya secara pribadi sangat menyayangkan dan prihatin dengan apa yang telah kita saksikan bersama di dinas PUPR. Meskipun baru tahap penyidikan, tetapi intinya pihak Kejati telah menemukan dugaan korupsi proyek pembangunan jalan dan jembatan di jalan Ciawi – Singaparna (Cisinga) tahun anggaran 2017," paparnya, Rabu (14/11/2018).

Komisi III sebagai mitra Dinas PUPR, menyerahkan sepenuhnya pengungkapan kasus dugaan korupsi tersebut ke pihak Kejati. Dan diharapkan dalam pengusutan kasus tersebut, dilakukan secara tuntas dan apabila terbukti bersalah maka harus ditindak tegas. "Kasus ini harus menjadi evaluasi bersama," ucapnya.

Ditambahkan, dalam konteks pengawasan, Komisi III telah menjalankan tugas dan fungsinya untuk mengawasi setiap pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR. Tetapi pengawasan dalam hal kesesuaian anggaran dengan rencana dan pelaksanaan pembangunannya. "Kita tidak dalan konteks mengawasi teknis pembangunan di lapangan karena untuk pengawasan sisi teknis kewenangannya ada di petugas pengawas lapangan," ujarnya.*

 


Berita Terkait