Wabup Tasikmalaya Sebut Tak Ada Fitnah

Rabu, 21 November 2018 23:54 D. Farhan Kamil Daerah

Wabup Tasikmalaya Sebut Tak Ada Fitnah

 

Koropak.co.id - Dengan nada berat mewarnai suasana hati, Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Ade Sugianto menuturkan, betapa hebat goncangan jiwa yang dirasakannya saat mendengar dan menyaksikan dampak yang diakibatkan bencana bencana banjir bandang dan longsor di Kecamatan Cipatujah, Karangnunggal dan Culamega.

Bila saja sesaat setelah bencana, hanya pemerintah yang berjibaku dengan kesulitan warga terdampak bencana dan kerusakan materil akibat hantaman banjir dan longsoran tanah yang terjadi di mana mana, maka hingga hari ini niscaya akan sulit menemukan warga korban bencana dapat kembali tertawa setelah keluar dari segala kedaruratannya walau telah kehilangan harta bahkan mungkin nyawa keluarga dan sanak saudaranya.

"Tetapi alhamdulillah, kurang dari 24 jam pasca musibah menimpa warga, TNI, Polri, aparatur pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dari hulu ke hilir, Satgas, Tagana dan relawan relawan bencana lainnya bergerak seirama memetakan seluruh kekuatan dan kemampuannya di bawah satu komando untuk membantu menarik dan mengeluarkan para korban bencana dari semua kesulitannya. Dan dalam jangka waktu dua minggu, kedaruratan warga telah teratasi," papar Wabup pada acara apel serah terima penanganan bencana di Lapangan Gedung PGRI Kecamatan Culamega, Rabu (21/11/2018).

 

Koropak.co.id - Wabup Tasikmalaya Sebut Tak Ada Fitnah 2

 

Tiga hal yang harus dipertegas saat ini kata Ade, yang pertama adalah bahwa pimpinan daerah Kabupaten Tasikmalaya sangat mengapresiasi seluruh tugas yang telah dilaksanakan oleh Satgas Penanggulangan Bencana Kabupaten Tasikmalaya di bawah komando Dansatgas selaku Incident commander, Letnan Kolonel Inf. Nur Ahmad.

"Derap langkah Satgas dari pasukan TNI/Polri sebagai penjaga kedaulatan negara, BPBD dan relawan relawan bencana nyatanya telah membuat warga merasa terlindungi dan terayomi, aman serta nyaman dan "reugreug". Kami atas nama Pemkab Tasikmalaya sangat terbantu dan terimakasih yang sebesar besarnya," tuturnya.

Hal kedua yang harus dipertegas adalah, bahwa pandangan tentang kehidupan saat ini sudah tidak ada lagi kerukunan, kedamaian, sudah hilang rasa aman, hilang sikap saling bantu kepada sesama dan gotongroyong, kehidupan yang telah dipenuhi kebencian, fitnah dan saling menjatuhkan antar sesama, tidak ada lagi keramahan, nyatanya bohong besar.

"Ini fakta, betapa empati, rasa peduli, saling mengasihi menyayangi sesama umat, saling bantu begitu dahsyat dan kuat bercokol dalam setiap langkah TNI, Polri, relawan relawan bencana termasuk elemen masyarakat dari pusat, provinsi hingga daerah dalam meringankan penderitaan seluruh korban terdampak bencana" ucapnya.

 

Koropak.co.id - Wabup Tasikmalaya Sebut Tak Ada Fitnah 3

 

Baca : Penanganan Bencana Diserahkan Ke Wakil Bupati

 

Hal ketiga kata dia, suasana kebersamaan, kekompakan dan gotongroyong dan saling menolong dalam menyelesaikan permasalahan dan setiap kesulitan rakyat, hendaklah tetap dijaga dan dipelihara sebagai wujud kedaulatan bangsa yang bermartabat.

Usai apel penyerahan, Wakil Bupati Tasikmalaya berserta Dandim 0612/Tasikmalaya, Danlanud Wiriadinata Tasikmalaya, Kapolres Tasikmalaya dan forum komunikasi pimpinan daerah, melakukan peninjauan lokasi pengungsi di dusun Cibinong Desa Bojongsari Kecamatan Culamega. Kemudian peninjauan lokasi longsor di Desa Cikuya Kecamatan Culamega, serta meninjau progres pembangunan jembatan bailey di Cipatujah.*

 


Berita Terkait